BANJAR, LingkarJabar – Untuk pertama kalinya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar menggelar tradisi munggahan dengan mengundang awak media. Acara yang diselenggarakan pada Jumat 28 Februari 2025 di Aula Pusaka, Kantor Kemenag Kota Banjar, Balokang, ini menjadi momen bersejarah dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.
Tradisi munggahan ini dihadiri oleh seluruh karyawan Kemenag Kota Banjar serta insan pers dari berbagai media massa. Kepala Kemenag Kota Banjar, Ahmad Fikri Firdaus, menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam demokrasi, terutama dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan Kemenag.
“Munggahan kali ini memang kami buat berbeda dari sebelumnya. Kehadiran awak media diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus menghapus stigma negatif terhadap insan pers,” ujar Ahmad Fikri Firdaus kepada lingkarjabar.com. Jumat 28 Februari 2025
Ia juga menyoroti masih adanya ketidakseimbangan dalam hubungan antara pejabat publik dan awak media. Menurutnya, tidak sedikit narasumber, khususnya di instansi pemerintah, yang kurang responsif terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya. Di hadapan para pegawainya, Ahmad Fikri menegaskan bahwa keberadaan insan pers tidak perlu ditakuti selama mereka bekerja sesuai kode etik jurnalistik.
“Saya tegaskan kepada seluruh pegawai bahwa insan pers bukan untuk ditakuti, selama mereka menjalankan tugasnya sesuai dengan kaidah jurnalistik,” tambahnya.
Dede Iwan, salah satu perwakilan awak media yang hadir, mengapresiasi langkah Kemenag Kota Banjar. Ia menilai acara munggahan ini menjadi sejarah baru dalam hubungan antara Kemenag dan media.
“Kegiatan ini merupakan sejarah pertama bagi Kemenag Kota Banjar. Saya berharap tradisi seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar sinergi antara Kemenag dan awak media semakin erat,” ujar Dede Iwan.
Acara munggahan tersebut diawali dengan sambutan dari Kepala Kemenag Kota Banjar, diakhiri dengan doa, serta makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan keharmonisan. (Joe)






