Berita  

Hadiri Bimtek Bersama Distanhorbun, Anggota Dewan Komisi IV H.Ading Ahmad Nazir Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

BOGOR, LingkarJabar – Upaya untuk menggeliatkan kembali sektor pertanian terus dilakukan pemerintah. Persoalan kelangkaan pupuk subsidi yang banyak dikeluhkan petani perlu dicarikan alternatif. Diantaranya dengan mengajak petani menggunakan pupuk organik baik itu padat maupun cair.

Penggunaan pupuk organik selain sebagai alternatif atas kelangkaan pupuk subsidi,ini juga dilakukan untuk mengembalikan kesuburan tanah.hal tersebut dikatakan anggota DPRD Kabupaten Bogor komisi IV H.Ading Ahmad Nazir saat menghadiri kegiatan Bintek yang diadakan oleh Distanhorbun kabupaten Bogor tentang pembuatan pupuk organik padat dan cair.rabu (08/04/2026).

Lebih lanjut, H.Ading menyampaikan bahwa DPRD kabupaten Bogor mendukung penuh upaya pemerintah kabupaten Bogor memberikan program bantuan serta memberikan kemudahan bagi para petani untuk lebih bisa mengembangkan pertaniannya

” Kami berikan Dukungan yang kami berikan dalam bentuk penganggaran dan kebijakan yang bisa mendorong pertani bisa lebih produktif dan berdaya saing,”

Pertanian ke depan perlu kita dorong dengan sistem pertanian organik yang ramah lingkungan dan di sisi lain juga mengadopsi teknologi pertanian agar hasilnya meningkat,”

Untuk membuat pertanian lebih menarik, perlu didorong manajemen bisnisnya sesuai dengan tuntutan zaman. Menurutnya pemasaran hasil pertanian menjadi pekerjaan rumah besar kita bersama dan sekaligus juga peluang.

” Di kota-kota besar sudah bermunculan start up pemasaran hasil pertanian. Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan-makanan yang sehat, dari hasil pertanian organik, mulai tumbuh. Lambat laun kita akan menuju ke sana, dan perlu disiapkan dari sekarang,” paparnya

Di akhir sambutannya, anggota Dewan H.Ading Ahmad Nazir Ucapan terimakasih kasih kepada dinas pertanian dan perkebunan kabupaten Bogor dan balai pelatihan tanaman pangan dan holtikultura provinsi Jawa Barat yang telah melaksanakan program pelatihan pupuk organik ini. Pelatihan ini memang dibutuhkan utk mengembangkan kapasitas para petani khususnya dapil 3 yang lahan pertanian masih cukup luas, hasil pertanian kabupaten Bogor merupakan penyangga ketahanan pangan bukan hanya utk kabupaten Bogor, tapi juga penyangga ketahanan pangan dari daerah2 sekitarnya seperti kota Bogor, kota Depok, kota Bekasi, bahkan ke kota Tangerang.

Dirinya berharap dengan kegiatan Bintek ini yang hadir disini PPS pertanian dan petani dapat menambah wawasan tentang pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan produktifitas dan pembuatan pupuk pupuk organik ini sendiri sehingga mengurangi biaya produksi selama menanam.

Dan Harapan selanjutnya dari pihak distanhorbun dan bapeltan terus membimbing dan mensupport para petani agar petani dikabupaten bogor semakin meningkat perekonomiannya.pungkasnya (IY)