Berita  

Peningkatan Sarana Pendidikan, CV Putra Pakidulan Sukses Tuntaskan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Gunungendut Tahun 2025

 

Sukabumi, Lingkarjabar – Pekerjaan rehabilitasi sedang/berat ruang kelas SDN Gunungendut di Kecamatan Kalapanunggal telah rampung dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Proyek yang dibiayai melalui APBD Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 ini dikerjakan berdasarkan SPK Nomor 000.3.2/08-PPK/SPK/10321556000/DISDIK/2025 tanggal 2 September 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp131.557.000,- dan waktu pelaksanaan 60 hari kalender.

Pelaksana kegiatan, CV Putra Pakidulan, berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu bangunan pendidikan, serta waktu yang telah ditetapkan.

Muhammad Saidul Yusuf, selaku perwakilan dari pelaksana CV Putra Pakidulan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proyek tersebut.

“Kami bersyukur pekerjaan rehabilitasi ruang kelas SDN Gunungendut dapat diselesaikan. Ini berkat koordinasi yang baik antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan seluruh tim pelaksana di lapangan. Kami berharap ruang kelas yang telah diperbaiki ini dapat memberikan kenyamanan belajar bagi siswa dan guru,” ungkap Yusuf.

Dengan selesainya rehabilitasi ini, kondisi ruang kelas SDN Gunungendut kini lebih layak, aman, dan mendukung proses belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan berharap peningkatan sarana prasarana sekolah ini mampu mendorong kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Kalapanunggal dan sekitarnya.

Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi atas penyelesaian pembangunan ini. Ruang kelas yang semula mengalami kerusakan kini telah kembali fungsional dan memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa. Guru-guru juga menyambut baik peningkatan ini karena dapat menunjang proses pembelajaran sehari-hari.

Selain manfaat langsung bagi sekolah, keberhasilan proyek ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di tingkat dasar. Melalui pelaksanaan yang transparan, tepat mutu, dan tepat waktu, pembangunan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi proyek-proyek pendidikan lainnya di masa mendatang.