BANJAR, LingkarJabar – Semangat solidaritas untuk Palestina akan menggema di Kota Banjar melalui agenda Roadshow Dakwah bertajuk “Syekh Palestina” yang menghadirkan da’i muda asal Gaza, Syekh Mohammed Abu Salim. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Roadshow akan digelar di Masjid Besar As Salam, Jalan Pelita I Nomor 2, Dusun Sinargalih, Kecamatan Langensari, dan berlanjut ke Masjid Agung Baiturrahman. Kota Banjar.
Syekh Mohammed Abu Salim dikenal sebagai hafidz 30 juz Al-Qur’an dengan sanad riwayat Hafs ‘An ‘Ashim serta sanad Qiraat 10 sugro jalur Syatibiyah dan Thoyyibah. Kehadirannya di Banjar diharapkan tidak hanya memberikan penguatan spiritual menjelang Ramadhan, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian umat terhadap kondisi masyarakat Palestina.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Syekh Mohammed akan didampingi Ustaz Yusuf Gunawan dari Palestinian Da’wah Volunteers. Roadshow ini mengusung tema “Ramadhan Full, Ibadah dan Berbagi-nya”, yang menekankan keseimbangan antara penguatan ibadah dan aksi sosial.
Ketua kegiatan, Deni Kusnadi, mengatakan bahwa agenda ini bukan sekadar ceramah keagamaan, melainkan momentum membangun kepedulian sosial umat.
“Kami mengemban amanah langsung dari AQSA Communication untuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat seluas-luasnya. Roadshow ini bukan hanya ceramah, tetapi juga menghadirkan layanan sosial seperti cek kesehatan gratis,” ujar Deni kepada awak media, Rabu (25/2/2026).
Rangkaian roadshow di Jawa Barat berlangsung sejak 1 hingga 20 Ramadhan 1447 H. Sementara itu untuk kegiatan diKota Banjar, panitia turut menyediakan layanan cek kesehatan gratis dan konsultasi dokter bagi masyarakat. Layanan tersebut difasilitasi oleh RSU Banjar Patroman sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh kebutuhan warga.
Menurut Deni, kolaborasi lintas elemen menjadi bagian dari konsep dakwah yang menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Dakwah harus hadir dengan solusi. Karena itu, kami mengemas kegiatan ini secara profesional sebagai event management, namun tetap mengedepankan nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian,” katanya.
Selain penguatan spiritual dan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan infak sebagai bentuk solidaritas untuk Palestina. Panitia berharap masyarakat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. (Joe)






