BOGOR,LingkarJabar – Wakil Komisi IX DPR RI Drs HJ. Nihayatul Wafiroh, MA. bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi generasi penerus bangsa. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Ziyadatul Fallah Cigombong Kabupaten Bogor Jawa Barat.minggu (02/11/2025) Sosialisasi ini dihadiri oleh ketua DPC PKB kabupaten Bogor Edwin Sumarga sekaligus juga anggota DPRD kabupaten Bogor periode 2024 – 2029, Tokoh agama dan perwakilan masyarakat se Bogor selatan.
Dalam paparannya, Anggota Komisi IX DPR RI Drs. HJ. Nihayatul Wafiroh yang disampaikan oleh ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga mengatakan bahwa program MBG merupakan langkah strategis untuk membangun generasi sehat dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang bangsa untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Anak yang bergizi baik akan tumbuh sehat, mampu berpikir kritis, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa,” ujarnya
Lebih lanjut, Edwin Sumarga juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program lebih efektif. “Program ini harus menjadi gerakan nasional bersama, bukan hanya proyek pemerintah. Dengan sinergi, pengawasan, dan komitmen kuat, kita dapat melahirkan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tuturnya
Edwin juga menilai MBG sebagai investasi jangka panjang bangsa untuk menyiapkan generasi yang produktif dan berdaya saing global. Ia mendorong pengawasan ketat dan pemerataan pelaksanaan program hingga ke daerah terpencil.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk nyata investasi masa depan bangsa. Dengan kolaborasi lintas sektor, pengawasan kuat, dan komitmen berkelanjutan, Indonesia dapat mewujudkan generasi bebas stunting, sehat, dan berprestasi,” tegasnya.(RN)






