BANJAR. LingkarJabar – Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Dr. Agun Gunandjar Sudarsa, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kota Banjar, Selasa (10/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Agun menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan kepada warga binaan pemasyarakatan.
Empat Pilar Kebangsaan yang disampaikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Agun menekankan bahwa keempat pilar ini merupakan landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk bagi warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan.
“Kita sebagai warga negara Indonesia, dimanapun berada, termasuk di dalam lapas, harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Agun yang juga merupakan politisi senior Partai Golkar.
Menurutnya, pemahaman terhadap Empat Pilar ini sangat penting untuk memperkuat kesadaran kebangsaan dan dapat menjadi bekal warga binaan dalam proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa hukuman. Ia menyebut, Lapas tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, melainkan juga wadah pembinaan untuk menata kehidupan yang lebih baik ke depan.
“Empat Pilar ini bukan sekadar teori, tapi panduan hidup berbangsa. Ini fondasi yang harus dimiliki setiap warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan semangat membangun,” tegasnya.
Selain itu, Agun juga menambahkan bahwa pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara dapat membantu warga binaan membangun kesadaran hukum dan berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa.
Kalapas Kelas IIB Kota Banjar, Tutut Prasetyo, menyambut positif kegiatan sosialisasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut selaras dengan program pembinaan kepribadian yang diterapkan di lapas.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan misi kami dalam membentuk warga binaan yang memiliki tanggung jawab sosial dan nasionalisme tinggi,” ungkap Tutut.
Para warga binaan menyambut baik kunjungan dan materi yang disampaikan. Mereka berharap, pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan ini dapat menjadi bekal penting dalam menjalani masa pembinaan dan saat kembali ke tengah masyarakat. (Joe)






