PANGANDARAN, LingkarJabar – Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) 234 Solidarity Community (SC) Kabupaten Pangandaran. Kegiatan tersebut digelar di Aula Hotel Sinar Rahayu 4, Kabupaten Pangandaran, Kamis (8/1/2026).
Sosialisasi ini membahas Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan diikuti Ketua DPC 234 SC Kabupaten Pangandaran beserta jajaran pengurus dan anggota.
Agun Gunandjar Sudarsa menilai 234 SC merupakan organisasi kemasyarakatan yang telah diakui pemerintah dan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila di tengah masyarakat. Ia juga menyebut Pemuda Pancasila sebagai organisasi serumpun yang memiliki semangat perjuangan kebangsaan yang sejalan.
“234 SC kerap disalahpahami sebagai organisasi preman. Padahal, baik dari sisi konsep maupun praktik, 234 SC justru merekrut masyarakat secara luas, khususnya dari kalangan akar rumput, untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kebangsaan,” ujar Agun.
Menurut Agun, yang juga dikenal sebagai sahabat pembina dan pendiri 234 SC, KPH. H. Japto Soelistyo Soerjosoemarno, sejak awal pembentukannya, 234 SC didirikan dengan tujuan agar ideologi Pancasila tidak hanya menjadi slogan, melainkan benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyoroti tantangan sosial yang semakin kompleks, mulai dari persoalan keamanan lingkungan, kenakalan remaja, hingga menurunnya kepedulian sosial. Kondisi tersebut, kata Agun, membutuhkan penguatan kembali nilai tanggung jawab sosial dan moral yang berlandaskan Pancasila.
“Banyak orang saat ini mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar. Membaca sepintas lalu lalu langsung berkomentar, padahal informasi tersebut bisa saja hoaks,” katanya.
Agun menegaskan pentingnya pendidikan ideologi Pancasila sejak dini agar generasi muda memiliki sikap kritis, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai kebangsaan dalam berpikir, berucap, dan bertindak.
Ia berharap 234 SC Kabupaten Pangandaran dapat menjadi pelopor dan teladan di tengah masyarakat, dengan memberikan contoh perilaku yang baik serta mampu mempertanggungjawabkan setiap pikiran, ucapan, dan tindakan sesuai nilai-nilai Pancasila.
Sementara itu, Ketua 234 SC Kabupaten Pangandaran, Tushendar, menegaskan bahwa pemahaman Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi pedoman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat Pilar ini sangat baik dan harus menjadi kompas moral bagi kita semua. Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan agar kehidupan kebangsaan kita semakin kuat,” ujarnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan pembinaan yang telah dilaksanakan selama beberapa hari tersebut mampu menumbuhkan semangat nasionalisme yang lebih kuat serta memperkokoh komitmen masyarakat terhadap misi kebangsaan.
“Semoga setelah kegiatan ini, semangat nasionalisme kita semakin meningkat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengikuti dan menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. (Agus Giantoro)






