BANJAR, LingkarJabar – Sebuah pangkalan gas LPG 3 kilogram bernama Riyana Akbar yang berlokasi di Lingkungan Tanjung Sukur, RT 01/RW 16, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, dibobol maling pada Jumat dini hari. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 150 tabung gas melon dilaporkan hilang.
Peristiwa pencurian itu pertama kali diketahui oleh Aam Abdul Rajat, penjaga sekaligus orang kepercayaan pemilik pangkalan. Menurut Aam, saat ia melakukan pengecekan pagi hari, ia terkejut karena sebagian besar tabung gas di gudang sudah raib.
“Total semuanya ada 160 tabung, yang diambil sekitar 150. Dari yang hilang itu, sekitar 17 tabung masih berisi gas. Sisanya yang tertinggal hanya 10 tabung kosong,” ujar Aam Abdul Rajat saat ditemui di lokasi, Jumat (7/11/2025)
Ia memperkirakan kejadian terjadi sekitar pukul 01.30 hingga 02.00 dini hari saat kondisi pangkalan sedang sepi dan tidak ada yang berjaga.
“Kemungkinan pelaku masuk saat malam hari, karena pagi waktu dicek pintu sudah terbuka dan tabung-tabung hilang,” tambahnya.
Pangkalan LPG 3 kilogram Riyana Akbar tersebut merupakan salah satu penyalur resmi di wilayah Hegarsari yang melayani kebutuhan gas rumah tangga warga sekitar. Akibat kejadian ini, pihak pangkalan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke aparat kepolisian setempat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Warga sekitar berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku pencurian dan meningkatkan patroli keamanan di kawasan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan pengawasan di area penyimpanan barang berharga, terutama bagi pelaku usaha distribusi bahan bakar bersubsidi seperti LPG 3 kilogram. (Johan Wijaya)






