BANJAR, LingkarJabar – Turnamen Bulutangkis KGB Open II 2025 menjadi momentum penting dalam pembinaan dan regenerasi atlet bulutangkis usia muda. Kejuaraan yang digelar di GOR Koperasi Guru Banjar ini diikuti sekitar 600 atlet dari berbagai daerah dan telah berlangsung sejak 11 November 2025.
Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah kelas, mulai dari seri A hingga seri E, dengan persaingan yang berlangsung ketat. Atlet-atlet dari luar daerah seperti Ciamis dan Tasikmalaya tampil dominan di beberapa nomor pertandingan. Meski begitu, wakil tuan rumah Kota Banjar tetap mampu menunjukkan daya saing dan mempertahankan prestasi di tengah kuatnya kompetisi.
Ketua Panitia KGB Open II 2025, Dr. Dino Avinsa, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak semata berorientasi pada perebutan gelar juara, melainkan juga menjadi sarana strategis untuk menjaring atlet-atlet potensial.
“Turnamen terbuka seperti ini memberikan ruang bagi atlet untuk mengasah mental bertanding, konsistensi permainan, serta menambah pengalaman kompetitif,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Dino menambahkan, panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kota Banjar guna mendorong pembinaan berkelanjutan. Atlet-atlet berprestasi akan diarahkan mengikuti program pembinaan agar mampu bersaing di level regional hingga nasional.
Kesuksesan penyelenggaraan KGB Open II 2025 juga mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya turnamen dengan baik.
“Pemerintah Kota Banjar mengapresiasi panitia yang telah sukses menyelenggarakan Open KGB 2025 yang kedua ini. Ini sukses penyelenggaraan dan sukses hasil, serta bisa menjadi contoh bagi penyelenggaraan event olahraga lainnya,” kata Supriana.
Menurutnya, olahraga ke depan tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga harus berorientasi pada prestasi dan memiliki nilai industri.
“Saya mendorong agar olahraga tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berorientasi pada prestasi dan berkembang sebagai industri. Olahraga bisa menjadi jalan kehidupan bagi atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Supriana berharap ke depan Kota Banjar dapat semakin banyak menggelar turnamen terbuka di berbagai cabang olahraga guna memperkuat ekosistem olahraga dan melahirkan atlet profesional.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp23 juta bagi para juara.
Adapun hasil akhir KGB Open II 2025 sebagai berikut:
-
Seri B: Rahmat/Zidan (Tasikmalaya)
-
Seri C: Fatra/Ajat (Banjar)
-
Seri D: Asep/Fathir (Ciamis)
-
Seri E: Tedi/Yuyun (Pangandaran)
Melalui KGB Open II 2025, Kota Banjar menegaskan komitmennya dalam membangun olahraga prestasi sekaligus menjadikannya sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan atlet daerah. (Johan Wijaya)






