BANJAR, LingkarJabar – Aspek keamanan dan ketertiban berlalu lintas menjadi perhatian utama dalam kegiatan Munggahan Ride Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Ciamis Raya menuju Yogyakarta. Puluhan pengendara motor besar dilepas secara resmi di Pendopo Kota Banjar, Jumat (30/1/2026), dengan penekanan khusus pada disiplin berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Pelepasan rombongan dilakukan oleh Wali Kota Banjar H. Sudarsono bersama unsur Forkopimda dan pihak sponsor, yakni BRI Cabang Banjar. Turut hadir Person in Charge (PIC) Dr. Dino RC, Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., serta Pemimpin Cabang BRI Kota Banjar R. Balya Taufik Hidayah A.
Wali Kota Banjar H. Sudarsono menegaskan bahwa kegiatan touring jarak jauh memiliki potensi risiko apabila tidak dibarengi dengan kesadaran berlalu lintas yang tinggi. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
“Kegiatan komunitas seperti ini harus menjadi contoh tertib berlalu lintas. Keselamatan bukan hanya untuk peserta, tetapi juga bagi masyarakat yang dilalui sepanjang perjalanan,” ujar Sudarsono dalam sambutannya.
Penekanan serupa disampaikan Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono. Menurutnya, perjalanan lintas daerah membutuhkan koordinasi yang baik, disiplin konvoi, serta kepemimpinan yang jelas di lapangan agar tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur yang dilalui.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan etika berkendara, mengingat rombongan akan melintas di kawasan perkotaan hingga jalur antardaerah dengan karakter lalu lintas yang berbeda.
Sementara itu, PIC kegiatan Dr. Dino RC menjelaskan panitia telah menyiapkan standar operasional pengamanan selama perjalanan, termasuk pengaturan formasi konvoi, jeda istirahat, serta komunikasi antarpeserta. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan dan memastikan perjalanan berlangsung aman hingga tujuan.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh peserta dibekali arahan teknis dan diminta mematuhi aturan yang telah disepakati bersama,” jelasnya.
Dukungan BRI Cabang Banjar juga diapresiasi sebagai bagian dari upaya menciptakan kegiatan komunitas yang tertib dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bahwa aktivitas hobi otomotif dapat berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap hukum dan keselamatan berlalu lintas.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama sebelum rombongan Munggahan Ride bertolak menuju Yogyakarta dengan tertib dan terorganisir. (Johan Wijaya)






