BANJAR, Lingkar Jabar — Andi Maulana, S.H., M.H., mencalonkan diri sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjar. Dalam pencalonannya, Andi mengusung visi “Banjar Juara” yang diarahkan pada peningkatan prestasi olahraga, penguatan tata kelola organisasi, serta peningkatan kesejahteraan atlet.
Visi tersebut membawa semangat “Dari Kampung, Untuk Jawa Barat, untuk Indonesia dan Dunia.” Gagasan itu diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet sejak tingkat akar rumput hingga mampu bersaing pada level Jawa Barat, nasional, bahkan internasional.
Andi menawarkan konsep “Banjar Juara” melalui sejumlah indikator, yakni berprestasi, akuntabel, mencetak juara secara berkelanjutan, memperkuat pembinaan dari akar rumput, meningkatkan kesejahteraan atlet, serta menargetkan Kota Banjar masuk jajaran 10 besar olahraga Jawa Barat.
“Gagasan yang kami tawarkan adalah bagaimana olahraga di Kota Banjar tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki organisasi yang kuat, tata kelola yang akuntabel, serta memberikan perhatian terhadap kesejahteraan atlet,” demikian arah program yang disampaikan Andi dalam pencalonannya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Andi menyiapkan lima misi utama.
Pertama, memperkuat pembinaan atlet melalui liga antarklub, Kejuaraan Kota (Kejurkot), serta scouting yang menyasar empat kecamatan di Kota Banjar.
Kedua, mendorong tata kelola organisasi melalui konsep E-KONI, termasuk transparansi laporan keuangan dan program kerja setiap cabang olahraga.
Ketiga, mendorong peningkatan sarana dan prasarana olahraga dengan mengupayakan revitalisasi GOR serta pengembangan sport center Kota Banjar.
Keempat, meningkatkan sumber daya manusia olahraga melalui klinik pelatih, beasiswa bagi atlet berprestasi, serta dukungan terhadap jaminan kesehatan atlet.
Kelima, meningkatkan prestasi dengan fokus pada penciptaan cabang olahraga unggulan dan target masuk 10 besar pada ajang olahraga tingkat Jawa Barat.
Selain program tersebut, Andi juga menawarkan agenda 100 hari kerja yang meliputi audit cabang olahraga, pelaksanaan Kejurkot perdana, serta pembentukan meja bantuan bagi atlet.
“Kami ingin pembinaan olahraga dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Atlet harus mendapatkan ruang untuk berkembang, sementara organisasi juga harus dikelola secara profesional dan transparan,” demikian gagasan yang menjadi dasar program pencalonan Andi.
Andi menegaskan, seluruh program tersebut merupakan visi dan misi yang ditawarkan dalam proses pencalonannya sebagai Ketua KONI Kota Banjar. Implementasinya akan bergantung pada hasil pemilihan dan mandat organisasi apabila dirinya dipercaya memimpin KONI Kota Banjar.
Dengan slogan “Bersama Kita Bisa”, Andi membawa agenda perubahan yang menempatkan prestasi, organisasi, dan kesejahteraan atlet sebagai tiga aspek utama dalam pengembangan olahraga Kota Banjar.






