PANGANDARAN, LingkarJabar – Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi Gerindra, Holik, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya.
Menurutnya, kehadiran SIHT akan berdampak signifikan bagi masyarakat setempat, terutama karena ini merupakan yang pertama di Jawa Barat.
“Saya sebagai putra daerah sangat bangga. Apalagi ini kan pertama ada di Jawa Barat,” ujar Holik kepada wartawan usai peletakan batu pertama pembangunan SIHT.
Ia menekankan bahwa proyek ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah dari hasil cukai tembakau, serta menyerap banyak tenaga kerja dari wilayah setempat.
Holik juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menginisiasi pembangunan tersebut.
“Berkat perjuangan beliau, sentral tembakau ini bisa terealisasi,” ungkapnya.
Ia berharap Kabupaten Pangandaran dapat memproduksi hasil tembakau menjadi barang jadi, sejalan dengan prinsip hilirisasi yang kini diterapkan.
“Dengan hilirisasi, produk tembakau yang dijual ke luar daerah sudah berbentuk barang jadi, sehingga penghasilan dari daerah bisa meningkat,” tambah Holik.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida, menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama akan memprioritaskan gedung utama.
“Bangunan area parkir dan infrastruktur lainnya akan menjadi tahap berikutnya,” ujarnya.
Tedi juga menyebutkan bahwa untuk merampungkan 100 persen pembangunan SIHT, diperlukan anggaran yang cukup besar, sekitar Rp 5 miliar.
“Kami berusaha agar bangunan ini representatif, sehingga memungkinkan pengolahan berlangsung di sini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung tahap pertama ini, yang menelan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar lebih, bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Pembangunan ini berdiri di lahan seluas kurang lebih 1 hektare.
Dalam pidatonya, Ino Darsono menyatakan bahwa pembangunan SIHT sejalan dengan misi Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial yang berkeadilan berbasis ekonomi lokal. (*)






