Berita  

Dikonfirmasi Soal Ketidakhadiran, Pemdes Rejasari Pilih Bungkam

BANJAR, LingkarJabar – Pemerintah Desa (Pemdes) Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait ketidakhadiran mereka dalam audiensi dengan masyarakat pada Kamis 6 November 2025. Kepala Desa Rejasari, Afrizal, dan Sekretaris Desa, Indra Sukandar, tidak memberikan jawaban ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini dipublikasikan, keduanya belum juga memberikan penjelasan terkait alasan ketidakhadiran mereka dalam audiensi tersebut.

Padahal, audiensi itu merupakan forum penting antara warga dan pemerintah desa untuk membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik. Sikap diam dari pihak Pemdes Rejasari pun menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.

Tak hanya absen dalam audiensi, keduanya juga diketahui tidak menghadiri rapat rutin Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kota Banjar yang digelar di Situ Leutik, Desa Cibeureum, Jumat (8/11/2025).

“Tidak hadir Kades sama Sekdesnya juga,” ungkap salah satu peserta rapat yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan. Jumat (7/11/2025).

Rapat rutin APDESI dan PPDI Kota Banjar tersebut merupakan agenda bulanan untuk membahas program kerja serta memperkuat koordinasi antarperangkat desa. Ketidakhadiran Kepala Desa dan Sekretaris Desa Rejasari pun dibenarkan oleh Ketua APDESI Kota Banjar.

“Rapat APDESI dan PPDI ini rutin sebulan sekali,” ujarnya singkat.

Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi dari Pemerintah Desa Rejasari terkait absennya dua pejabat utama desa dalam dua agenda penting tersebut. (Johan Wijaya)