BANJAR, LingkarJabar – Polres Banjar mengawali Tahun 2026 dengan menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat personel Polri terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2026 serta kenaikan pangkat PNS Polri TMT 1 Oktober 2025. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Banjar, Jumat (2/1/2026) pagi.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres Banjar, para kapolsek, perwira, bintara, ASN Polri, dan Bhayangkari Cabang Banjar.
Sebanyak 36 personel menerima kenaikan pangkat dalam periode ini, terdiri dari 35 anggota Polri dari berbagai jenjang kepangkatan dan satu orang PNS Polri. Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja, dedikasi, dan disiplin personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Dalam amanatnya, Kapolres Banjar menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pangkat yang lebih tinggi harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme, integritas, serta keteladanan dalam bertugas. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar AKBP Tyas Puji Rahadi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan pangkat oleh istri atau keluarga sebagai simbol dukungan terhadap karier anggota Polri. Acara juga diwarnai dengan pelepasan burung merpati yang dilakukan Kapolres Banjar bersama Ketua Bhayangkari dan personel yang naik pangkat, sebagai simbol harapan dan ketulusan pengabdian.
Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui penggantungan foto dan pesan motivasi di Pohon Harapan, prosesi siraman air bunga, serta sujud syukur sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai wujud soliditas dan semangat kebersamaan keluarga besar Polres Banjar dalam menghadapi tantangan tugas di tahun 2026. Melalui momen ini, Polres Banjar menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis. (Johan Wijaya)






