Berita  

Kemenag Banjar Cairkan Tunjangan, Guru PAI Tarik Napas Lega

Kemenag Banjar Cairkan Tunjangan, Guru PAI Tarik Napas Lega. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar  — Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Banjar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar setelah pencairan tunjangan selama empat bulan yang sempat tertunda akhirnya terealisasi.

Pertemuan dengan Kemenag tersebut ditegaskan bukan sebagai klarifikasi, melainkan ajang silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur atas terpenuhinya aspirasi para guru.

Aan Alamsyah menyampaikan pertemuan dengan pihak Kementerian Agama Kota Banjar tersebut merupakan bentuk silaturahmi, bukan klarifikasi atas aksi yang sebelumnya dilakukan. Ia menegaskan, tujuan kedatangan para guru PAI adalah untuk menyampaikan rasa terima kasih karena tuntutan terkait pencairan tunjangan akhirnya terealisasi.

Menurutnya, pencairan tunjangan selama empat bulan yang sempat tertunda menjadi kabar baik bagi para guru PAI. Pasalnya, tunjangan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan hidup dan operasional pembelajaran sehari-hari.

“Alhamdulillah, apa yang kami harapkan sudah terpenuhi. Empat bulan tunjangan yang sebelumnya kami perjuangkan kini sudah cair seluruhnya,” ujar Aan Alamsyah, Kamis (19/12/2025).

Aan juga menjelaskan isu terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2023 merupakan hal yang berbeda dan tidak bisa disamakan dengan tunjangan yang baru saja dicairkan. Ia menekankan bahwa TPG tersebut berada di luar kewenangan Kementerian Agama.

“Untuk TPG tahun 2023 itu beda lagi. Kewenangannya ada di Pemerintah Kota Banjar, bukan di Kementerian Agama,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan kepastian terkait TPG tersebut agar tidak terus menjadi beban psikologis bagi para guru PAI yang hingga kini masih menunggu kejelasan.

Aan Alamsyah menambahkan, para guru PAI tetap berkomitmen menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kebijakan. Ia berharap sinergi antara guru, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan di Kota Banjar.

Dengan terealisasinya pencairan tunjangan tersebut, para guru PAI berharap persoalan kesejahteraan ke depan dapat ditangani lebih cepat dan transparan. Mereka juga berharap adanya kepastian dari Pemerintah Kota Banjar terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2023 agar tidak kembali menimbulkan polemik di kemudian hari. (Johan Wijaya)