PANGANDARAN, LingkarJabar — Jeje Wiradinata kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran setelah menerima Surat Keputusan kepengurusan untuk masa bakti 2025–2030. Penyerahan SK berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Pangandaran, Desa Cibenda, Selasa malam, 14 April 2026.
Usai menerima mandat, Jeje menekankan pentingnya penguatan sinergi internal partai melalui konsolidasi organisasi. Langkah itu, menurut dia, diperlukan untuk menjaga soliditas partai sekaligus memastikan efektivitas kerja politik di tingkat daerah.
“Saya masih diberi tugas dan tanggung jawab untuk mengurus partai di Pangandaran. Mengingat saya sudah lima periode, tugas saya sekarang adalah melakukan regenerasi agar lahir pemimpin baru,” kata Jeje.
Menurut dia, konsolidasi partai menjadi strategi penting agar roda organisasi tetap berjalan optimal dan proses kaderisasi kepemimpinan dapat berlangsung berkesinambungan.
Jeje juga menyoroti pentingnya keharmonisan hubungan antara unsur partai, eksekutif, dan legislatif yang ia sebut sebagai Tiga Pilar. Forum tersebut, kata dia, rutin digelar setiap dua pekan untuk membahas berbagai kebijakan strategis daerah.
“Semua kebijakan dibahas dalam forum Tiga Pilar yang rutin digelar setiap dua minggu. Di sana dibahas mulai dari penataan parkir hingga pembangunan desa,” ujarnya.
Selain konsolidasi politik, Jeje menegaskan komitmennya terhadap program Desa Melesat, yang diarahkan untuk menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Pangandaran. Salah satu fokus program itu ialah peningkatan kualitas infrastruktur desa dengan standar teknis yang terukur.
Ia mencontohkan pembangunan jalan desa yang harus menggunakan spesifikasi beton K-250 agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Infrastruktur pedesaan harus dipandu secara teknis. Jalan desa tidak boleh dibangun sembarangan agar dampaknya terhadap ekonomi benar-benar terasa,” kata dia.
Di akhir pernyataannya, Jeje mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dalam politik dan organisasi. Menurut dia, partisipasi anak muda menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah maupun bangsa.
“Kalau ingin negara maju, orang-orang baik harus masuk ke dalam sistem. PDI Perjuangan terbuka bagi anak muda yang ingin maju sebagai calon legislatif maupun berkontribusi dalam organisasi,” pungkasnya. (Agus Giantoro)






