CIREBON. LingkarJabar — Polresta Cirebon bersama TNI, instansi terkait, dan relawan menggelar apel kesiapan penanganan dan evakuasi korban longsor di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Mei 2025.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, yang bertindak sebagai Perwira Pengendali Posko Bencana. Kabagops Polresta Cirebon Kompol Sutarja turut hadir mendampingi bersama sejumlah pimpinan dari instansi terkait.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa langkah-langkah pengamanan telah dilakukan, termasuk pemasangan garis polisi (police line) di area rawan longsor guna mencegah risiko lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, patuh terhadap arahan petugas, dan tidak mendekati area yang telah dipasangi garis polisi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” tegasnya yang disampaikan dalam keterangan tertulisnya.
Apel kesiapan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas lembaga dalam menghadapi bencana alam, memastikan proses pencarian dan evakuasi berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi korban. Mereka terdiri atas:
-
75 personel Polresta Cirebon
-
75 personel Brimob
-
80 personel TNI AD
-
15 personel TNI AL
-
15 personel Pol Satwa
-
50 personel BPBD
-
25 personel Dinas Kesehatan
-
20 personel Basarnas
-
15 personel PMI
-
30 personel relawan masyarakat
Sampai saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian korban serta penanganan kondisi di lokasi bencana.






