PANGANDARAN, LingkarJabar – Destinasi Wisata Citumang merupakan salah satu objek wisata alam unggulan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang terus menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Keindahan alamnya yang masih terjaga, berpadu dengan karakter sungai yang unik dan eksotis, menjadikan Citumang sebagai tujuan favorit, terutama saat momen libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru.
Sebagai wisata alam berbasis sungai, Citumang menawarkan pengalaman liburan yang berbeda. Suasana alami, udara segar, serta panorama hutan jati yang mengelilingi aliran sungai menghadirkan sensasi relaksasi sekaligus petualangan yang sulit ditemukan di destinasi lain. Tidak heran jika Citumang kerap disebut sebagai salah satu ikon wisata alam Pangandaran yang wajib dikunjungi.
Wisata Citumang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Akses menuju lokasi terbilang cukup mudah, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pusat kota Pangandaran, wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar 30–40 menit perjalanan darat.
Sepanjang perjalanan menuju kawasan wisata, pengunjung akan disuguhkan pemandangan pedesaan yang asri, hamparan sawah, serta hutan jati yang menyejukkan mata. Kondisi ini menjadi daya tarik tersendiri karena perjalanan menuju Citumang sudah menjadi bagian dari pengalaman wisata alam yang menyenangkan.
Daya tarik utama Destinasi Wisata Citumang terletak pada aliran Sungai Citumang yang jernih dengan warna kehijauan khas. Air sungai yang bersih mengalir tenang di antara bebatuan alami dan dinding tebing yang terbentuk secara alami selama ratusan tahun.
Keunikan lain dari Sungai Citumang adalah alirannya yang menembus gua alami. Saat menyusuri sungai, wisatawan dapat menikmati relief batu, stalaktit, dan ornamen alam yang menambah kesan eksotis. Cahaya matahari yang masuk dari celah pepohonan menciptakan pantulan cahaya di permukaan air, menghadirkan panorama yang sangat fotogenik.
Lingkungan sekitar sungai masih terjaga kealamiannya. Pepohonan rindang dan suara alam yang mendominasi membuat suasana di Citumang terasa sejuk dan menenangkan, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Selain menikmati pemandangan alam, wisatawan yang berkunjung ke Citumang dapat melakukan berbagai aktivitas air yang seru dan aman. Salah satu aktivitas unggulan yang menjadi magnet utama adalah body rafting Citumang.
Body rafting di Citumang menawarkan sensasi menyusuri aliran sungai menggunakan pelampung, dengan jalur yang relatif aman dan ramah untuk pemula. Wisata ini cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, keluarga, hingga rombongan wisata.
Selama aktivitas berlangsung, wisatawan akan dipandu oleh pemandu berpengalaman yang siap memastikan keselamatan dan kenyamanan. Selain body rafting, pengunjung juga dapat berenang di beberapa titik sungai yang tenang atau sekadar duduk bersantai menikmati panorama alam.
Destinasi Wisata Citumang kembali membuktikan popularitasnya saat libur Natal dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan data pengelola, jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan selama periode tersebut.
Pada Rabu, 24 Desember 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung tercatat sebanyak 444 orang. Angka ini kemudian melonjak tajam pada Kamis, 25 Desember 2025, dengan total kunjungan mencapai 973 orang. Sementara itu, pada Jumat, 26 Desember 2025, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 474 orang.
Lonjakan kunjungan juga terjadi menjelang dan setelah pergantian tahun. Pada 31 Desember 2025, jumlah wisatawan mencapai 315 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 427 orang pada 1 Januari 2026 dan kembali bertambah pada 2 Januari 2026 dengan total 445 pengunjung.
Data ini menunjukkan bahwa Wisata Citumang tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu libur panjang bersama keluarga maupun teman.
Supervisor Body Rafting Citumang, Edi Riadi, menyampaikan bahwa tingginya angka kunjungan wisatawan selama libur panjang mencerminkan minat masyarakat terhadap wisata alam yang masih sangat tinggi.
Menurut Edi, Citumang memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata yang menyuguhkan pengalaman alam yang autentik, aman, dan ramah bagi semua kalangan. Kombinasi antara keindahan alam dan aktivitas air yang menyenangkan membuat wisatawan merasa betah dan ingin kembali berkunjung.
“Citumang tetap diminati wisatawan karena menawarkan suasana alam yang alami, aman, dan cocok untuk keluarga maupun rombongan,” ungkap Edi Riadi.
Dalam menghadapi lonjakan wisatawan, pihak pengelola Destinasi Wisata Citumang terus berupaya meningkatkan standar pelayanan, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Pengawasan dilakukan secara ketat, khususnya pada aktivitas body rafting yang menjadi unggulan utama.
Pengelola memastikan seluruh peralatan keselamatan, seperti pelampung dan helm, berada dalam kondisi layak pakai. Selain itu, pemandu yang bertugas merupakan tenaga berpengalaman dan telah mendapatkan pelatihan khusus terkait keselamatan wisata air.
Langkah-langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan, sehingga mereka dapat menikmati liburan tanpa khawatir.
Keberadaan Destinasi Wisata Citumang tidak hanya memberikan manfaat bagi wisatawan, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan mendorong pertumbuhan usaha lokal, seperti warung makan, jasa parkir, pemandu wisata, hingga penjualan cendera mata.
Masyarakat setempat turut berperan aktif dalam mendukung pengelolaan wisata, sehingga tercipta sinergi antara pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Model pengelolaan ini menjadikan Citumang sebagai contoh wisata alam berkelanjutan di Pangandaran.
Dengan keindahan alam yang khas, aliran sungai yang unik, serta pengelolaan yang mengedepankan keselamatan dan kenyamanan, Destinasi Wisata Citumang diharapkan terus menjadi ikon wisata alam Kabupaten Pangandaran.
Citumang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pengalaman wisata yang berkesan dan edukatif tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Bagi wisatawan yang mencari destinasi liburan bernuansa alam, tenang, dan penuh petualangan, Wisata Citumang menjadi pilihan yang sangat layak untuk dikunjungi, kapan pun sepanjang tahun. (Agus Giantoro)






