CIREBON, LingkarJabar – Polresta Cirebon kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) susulan di Pasar Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Minggu (4/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran hebat yang melanda pasar tersebut pada Selasa malam (30/12/2025).
Kebakaran itu mengakibatkan hampir 200 kios dan los pedagang hangus terbakar, sehingga aktivitas perdagangan di pasar utama lumpuh total. Dalam olah TKP lanjutan tersebut, petugas kepolisian memfokuskan pemeriksaan pada area atap los kelapa yang diduga menjadi titik awal munculnya api.
Wakasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Iwa Mashadi, mengatakan bahwa tim penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi sisa instalasi kabel listrik serta peralatan elektronik yang terbakar dan akan diuji di laboratorium forensik.
“Kami telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari penjaga pasar hingga warga yang pertama kali melihat api. Seluruh temuan di lapangan akan kami koordinasikan dengan Puslabfor untuk memastikan apakah kebakaran ini disebabkan oleh kelalaian atau faktor lainnya,” kata Iwa dikutip dari laman Tribatanews Polda Jabar, Senin 05 Januari 2026.
Sementara itu, meskipun area pasar utama masih dipasangi garis polisi, sejumlah pedagang tampak tetap berupaya melakukan aktivitas jual beli di luar lokasi kebakaran. Pemerintah desa selaku pengelola pasar berencana membangun pasar darurat dalam waktu dekat agar para pedagang terdampak dapat kembali berjualan secara layak, sembari menunggu proses revitalisasi bangunan pasar permanen. (*)






