Berita  

Polres Banjar Rilis Capaian Kinerja 2025, Pelanggaran Lalu Lintas dan Narkoba Meningkat

Polres Banjar Rilis Capaian Kinerja 2025, Pelanggaran Lalu Lintas dan Narkoba Meningkat. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Polres Banjar, Polda Jabar, merilis sejumlah capaian kinerja dan penanganan perkara dari masing-masing satuan yang ditangani selama tahun 2025.

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi mengatakan, rilis capaian kinerja ini merupakan bentuk keterbukaan publik atas kinerja yang Polres Banjar lakukan selama tahun 2025. Baik itu penanganan perkara berkaitan dengan tindak pidana kriminal, pelanggaran lalu lintas, narkoba. Maupun pengawasan terhadap disiplin anggota dan pelayanan masyarakat.

“Konferensi ini menegaskan Polri sebagai institusi yang terbuka dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat,” kata Rahadi saat konferensi pers di Mapolres Banjar, Rabu (31/12/2025).

Lantas :

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Firman Hidayat mengungkapkan, jumlah pelanggaran lalu lintas selama Januari–Desember 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kategori teguran dan tilang elektronik (ETLE). Jumlah teguran tercatat mencapai 11.801 kasus atau naik 19 persen dibandingkan 2024 sebanyak 9.904 kasus. Penindakan melalui ETLE juga meningkat 17 persen, dari 293 menjadi 343 kasus.

Sebaliknya, tilang manual justru menurun 18 persen, dari 2.122 kasus pada 2024 menjadi 1.748 kasus pada 2025. Penurunan ini menunjukkan pergeseran pola penegakan hukum menuju sistem elektronik dan pendekatan preventif. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas tercatat 52 kasus, relatif sama dengan tahun sebelumnya. Namun, jumlah korban meninggal dunia menurun dari 21 menjadi 20 orang, korban luka berat dari 6 menjadi 2 kasus, serta korban luka ringan dari 69 menjadi 65 orang.

“Peningkatan pelanggaran lalu lintas didominasi oleh teguran dan tilang elektronik. Ini menunjukkan pergeseran penindakan berbasis teknologi serta meningkatnya pengawasan dan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Kriminal :

Kasat Reskrim AKP Heru Samsul Bahri menyampaikan trend tindak pidana sepanjang 2025 bersifat fluktuatif. Kasus C3 (curat, curanmor, dan curas) menurun dari 32 menjadi 25 kasus.

Sejumlah tindak pidana konvensional seperti penganiayaan, pengeroyokan, dan KDRT juga mengalami penurunan. Namun, kasus penipuan dan penggelapan mengalami peningkatan, termasuk kasus perlindungan anak yang naik dari 12 menjadi 18 kasus.

“Beberapa kasus mengalami penurunan, namun peningkatan penipuan, penggelapan, dan perlindungan anak menjadi perhatian serius kami ke depan,” tegas AKP Heru.

Narkoba:
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Asep Musa Dinata mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkoba pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Penyelesaian perkara naik dari 18 perkara pada 2024 menjadi 28 perkara pada 2025, dengan 25 perkara telah tuntas dan 3 perkara masih dalam pengembangan.

Penyalahgunaan narkoba masih didominasi oleh pelaku laki-laki dengan berbagai jenis barang bukti yang disita, mulai dari sabu, ganja, tembakau sintetis, psikotropika, hingga obat keras terbatas ilegal.

“Kasus penyalahgunaan narkoba pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dan masih didominasi oleh pelaku laki-laki. Kami terus memaksimalkan upaya penindakan dan pengembangan perkara guna menekan peredaran narkotika di wilayah Kota Banjar.” papanya.

Polres Banjar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penegakan hukum berbasis teknologi, meningkatkan upaya preventif, serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kota Banjar. (Johan Wijaya)