PANGANDARAN, LingkarJabar – Kabupaten Pangandaran akan genap berusia 13 tahun pada 25 Oktober 2025. Menyambut momentum tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung jalannya roda pemerintahan daerah.
Agun mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini. Namun, ia optimistis persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap demi kemajuan masyarakat.
“Secara jujur publik mengetahui memang ada sedikit kendala dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah hari ini. Tapi bagi Golkar, hal itu bukan sesuatu yang tidak bisa diselesaikan,” ujar Agun.
Menurutnya, Partai Golkar tidak menilai persoalan pemerintahan dari aspek politik atau asal-usul kepala daerah, melainkan dari sudut pandang tata kelola pemerintahan yang harus sinergis antara pusat dan daerah.
“Kami bagian dari pemerintahan Pak Prabowo–Gibran. Jadi bukan melihat bupati dari mana asalnya, tapi bagaimana tata kelola pemerintahan bisa berjalan baik. Golkar memiliki komitmen mendorong terciptanya pemerintahan yang solid,” tegasnya.
Agun menambahkan, sebagai partai dengan basis kuat di Pangandaran, Golkar akan terus memberikan dorongan, dukungan, serta solusi agar persoalan teknis maupun strategis dapat diatasi.
“Setahap demi setahap kami optimis. Sepanjang ada niat baik dan iktikad tulus untuk perubahan ke arah yang lebih baik, Golkar siap berada di barisan terdepan,” katanya.
Ia juga menekankan kontribusi kader Golkar di Pangandaran yang menurutnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Kader partai telah berperan nyata dalam berbagai bidang pembangunan dan menunjukkan loyalitas pada kepentingan masyarakat.
“Golkar adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam menjadikan Pangandaran sebagai kabupaten yang maju. Peran kader luar biasa dan semuanya memiliki komitmen yang sama,” sebutnya.
Lebih jauh, Agun berharap bertambahnya usia Kabupaten Pangandaran dapat menjadi momentum memperkuat pembangunan daerah, menyediakan pelayanan publik yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menumbuhkan rasa persatuan masyarakat.
“Bagaimanapun, kita ingin melihat Pangandaran semakin maju, masyarakatnya semakin guyub, bersatu, dan memperoleh pelayanan publik yang optimal,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Agun menyampaikan keyakinannya bahwa tantangan yang dihadapi Pangandaran dapat diselesaikan dengan kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partai politik yang menjadi bagian dari pemerintahan.
“Kalau pun hari ini masih ada kendala, kami yakin secara bertahap itu bisa diselesaikan. Yang penting ada tekad bersama membawa Pangandaran menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.






