BANJAR, LingkarJabar – Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi arus lalu lintas pada puncak arus balik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025, pada Kamis 03 April 2025.
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Banjar didampingi Wakapolres Banjar Kompol Dani Prasetya, Kasat Lantas Polres Banjar AKP Otong Rustandi, serta jajaran kepolisian lainnya. Mereka melakukan pemantauan di ruas jalan utama, termasuk simpang tiga Jembar yang mengarah ke Cisaga, Kabupaten Ciamis.
“Kami terus berupaya mengurai kepadatan dengan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti pengalihan jalur jika diperlukan,” ujar Kapolres Banjar.
Selain itu, Kapolres Banjar juga memastikan kesiapan personel di lapangan, termasuk petugas dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya. Pos pengamanan dan pelayanan disiagakan untuk membantu para pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, beristirahat jika lelah, dan selalu menjaga keselamatan selama perjalanan,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan, arus balik mengalami peningkatan sejak hari ini, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Minggu 06 April 2025. Meski volume kendaraan meningkat, situasi lalu lintas masih dalam kondisi terkendali.
Operasi Ketupat Lodaya merupakan langkah strategis Kepolisian dalam memberikan pengamanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar. (Joe)






