PANGANDARAN, LingkarJabar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh Kodim 0625 Pangandaran bertujuan membuka akses jalan untuk memperlancar roda perekonomian masyarakat.
Dalam kegiatan ini, anggota TNI dikerahkan ke lokasi yang telah ditargetkan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Komandan Kodim 0625 Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto menyampaikan bahwa pembangunan jalan dalam program TMMD ini diharapkan bisa terlaksana dengan baik, meskipun medan yang dihadapi cukup menantang.
“Faktor cuaca menjadi salah satu tantangan utama yang dapat mempengaruhi kelancaran pekerjaan,” sebutnya.
Jalan yang dibangun dalam program ini, kata Indra, menghubungkan tiga desa, yaitu Desa Jadi Karya, Desa Bojong Bungur, dan Desa Bungur, dengan panjang sekitar 1.500 meter di Desa Jadi Karya.
“Pembangunan ini dianggap strategis karena akan mengintegrasikan ketiga desa yang selama ini terisolasi, terutama saat terjadi bencana,” ujar Indra.
Indra menegaskan bahwa akses jalan ini sangat penting bagi warga agar tidak terisolasi dan dapat lebih mudah beraktivitas, termasuk dalam sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Dengan terbukanya jalur ini, pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut diharapkan meningkat, terutama dalam bidang agroindustri dan wisata.
“Kami berharap pembangunan jalan ini bisa selesai sesuai jadwal dan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selama tidak ada kendala bencana alam, proyek ini akan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. (Ntang)






