Berita  

Talas Beneng Menjadi Secercah Harapan Suhartono Seorang Petani Desa Pasir Jaya

BOGOR, LingkarJabar — Suhartono merupakan salah seorag Petani asal Desa Pasir Jaya kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor yang terus bertahan dan berjuang sampai saat ini dengan Talas Beneng nya.

Sejak 30 tahun lalu dirinya menjadi petani memulai dengan mengelola lahan milik orang lain.akan tetapi berkat kerja kerasnya. akhirnya Suhartono sekarang memiliki lahan sendiri.

Selama menjadi petani 30 tahun lebih.sudah berbagai macam tanaman yang sudah dicoba oleh Suhartono mulai dari kopi, jeruk limo, jagung,cabe dan tomat.dan untung rugi pun pernah dialaminya.akan tetapi, setelah ketemu dengan seorang pengusaha Talas Beneng akhirnya dirinya tertarik.dan sekarang fokus kepada tanaman Talas Beneng dengan luas tanah yang ditanami kurang lebih 10 hektar yang berada didesa Pasir Jaya dan desa Ciburayut.

Sejak beberapa tahun lalu, Suhartono sendiri mendirikan kelompok tani namanya “Tani Jaya” bersama beberapa petani lain. Namun ini juga tidak pernah berkembang bahkan untuk mendapatkan pupuk saja dirinya agak kesulitan karena tidak memiliki kartu tani.pengajuan kartu tani pun pernah diajukan namun sampai saat ini tidak pernah jadi.

Sekarang saya fokus menanam Talas Beneng dan bekerja sama dengan salah seorang pengusaha dalam usaha Talas Beneng dan kami diberikan fasilitas berupa bantuan bibit dan pupuk dan yang paling tertarik hasil panen Talas Beneng ini dijual kepada mereka.jadi kita tidak pusing untuk menjual hasil panen dan tidak takut harga akan jatuh karena sudah ada kesepakatan harga. Ungkap Suhartono kepada media Lingkar Jabar

Dengan adanya kelompok “tani Jaya” yang dipimpinnya tersebut, dirinya terus berupaya untuk menjadi contoh bagi petani lain di daerahnya Dan mereka secara rutin mengadakan diskusi mengenai teknik-teknik pertanian, manajemen lahan, serta penggunaan teknologi. berharap dengan diskusi ini dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok petani melalui peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian yang ditanamnya yaitu Talas Beneng.

Suhartono sendiri mengaku sangat terbantu dengan adanya kerja sama ini.kolaborasi antara petani dan pengusaha sangatlah penting untuk bisa menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan berkembang.ia berharap, dengan bertani Talas Beneng ini bisa menjadi harapan para petani untuk masa depan yang lebih baik.

Suhartono juga menjelaskan, sebelum beralih ke tanaman Talas Beneng.dirinya pernah menggeluti usaha tanaman Acmella dan ubi Cilembu yang diekspor ke jepang namun karna kondisi di negara jepang saat itu kurang kondusif.makanya usaha tanaman Acmella dan ubi Cilembu tidak berlanjut.

Dengan semangat tinggii yang ia miliki sekarang ini. dirinya akan terus berupaya untuk mengembangkan usaha Talas Beneng tersebut. Ia yakin bahwa dengan inovasi dan kerja keras serta menjanjikan khususnya Talas Beneng bisa menjadi harapan dirinya untuk terus maju.(IY)