PANGANDARAN, LingkarJabar – Suasana penuh kebersamaan dan keakraban terasa saat Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Persatuan Warga Wisata Pangandaran (PWWP) pada Jumat 12 September 2025 kemarin. Pertemuan tersebut berlangsung di sekretariat PWWP, tepat di belakang Pos Satlantas Polres Pangandaran.
Agenda ini menjadi kelanjutan dari dialog sebelumnya, di mana Asep Noordin menegaskan komitmennya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat akar rumput sekaligus berupaya mencari solusi nyata bagi kebutuhan mereka.
Meski awalnya diperkirakan hanya dihadiri 10 hingga 15 orang, jumlah warga yang datang justru membludak hingga mencapai sekitar 60 orang. Mereka terdiri dari gabungan warga wisata Pangandaran serta masyarakat penggarap yang saat ini menempati lahan di sekitar kawasan tersebut.
Antusiasme warga mencerminkan harapan besar terhadap peran wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan mereka, mulai dari urusan sarana ibadah, tempat usaha, hingga kelayakan tempat tinggal.
Dalam kesempatan itu, Asep Noordin memberikan bantuan berupa material bangunan untuk Mushola Al-Ikhlas, yang berada di lingkungan warga penggarap. Bantuan tersebut berupa asbes, semen, dan beberapa kebutuhan material lain untuk memperkuat bangunan mushola.
Menurut Asep Dolphin, Sekretaris PWWP Pangandaran, mushola ini berperan penting sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Mulai dari pengajian rutin malam Jumat, yasinan, hingga tempat belajar mengaji bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, bantuan dari Pak Ketua DPRD sangat berarti agar mushola tetap bisa berfungsi dengan baik bagi warga sekitar,” ungkap Asep Dolphin penuh syukur.
Meski Mushola Al-Ikhlas belum dapat dikukuhkan sebagai masjid karena status lahan, keberadaannya tetap menjadi sentra spiritual dan sosial warga penggarap.
Sementara itu, Asep Noordin menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tidak akan berhenti sampai di sini. Ia berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan, baik untuk sarana ibadah maupun kebutuhan dasar warga penggarap, termasuk rumah yang masih jauh dari kata layak.
“Ke depan, kami siap menyalurkan kembali bantuan yang dibutuhkan, terutama bagi warga yang masih tinggal di rumah sederhana. Aspirasi ini akan kami kawal agar mendapat perhatian pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain memberikan bantuan, Asep Noordin juga menyoroti aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan oleh PWWP. Ia menekankan bahwa Bupati Pangandaran telah mengesahkan keberadaan kelompok tersebut, sehingga ia akan turut memperjuangkan hak-hak anggotanya.
Saat ini tercatat ada 58 anggota PWWP yang memiliki hak untuk menempati kios di Pasar Wisata Pangandaran. Dari jumlah itu, terdapat 18 warga penggarap dan 12 warga eks Pasar Wisata yang kini menghuni lahan garapan. Secara keseluruhan, sekitar 30 keluarga masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Di hadapan warga, Asep Noordin menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai dan melalui jalur yang benar. Ia menyatakan siap menjadi penyalur aspirasi masyarakat Pangandaran, asalkan komunikasi dilakukan secara kondusif.
“Saya sangat mengapresiasi suasana yang kondusif di Pangandaran. Aspirasi dari warga wisata maupun penggarap insya Allah akan kami kawal, selama disampaikan lewat jalur yang benar,” tandasnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat ini diharapkan menjadi titik awal terjalinnya komunikasi yang lebih erat antara masyarakat dan wakil rakyat. Warga yang hadir pun menyambut positif sikap terbuka Ketua DPRD Pangandaran tersebut.
Dengan adanya dukungan nyata, masyarakat optimistis bahwa perjuangan mereka untuk mendapatkan hak atas lahan, tempat usaha, dan sarana ibadah akan semakin terarah dan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. (Agus Giantoro)






