BANJAR, LingkarJabar – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh mantan Wali Kota Banjar dua periode, dr. Herman Sutrisno, yang secara langsung mengunjungi Engkus Timaritis, seniman legendaris Kota Banjar yang kini tengah terbaring lemah akibat sakit stroke.
Engkus dikenal luas pada era 1990-an lewat kiprahnya bersama grup Calung Timaritis, yang kala itu menjadi salah satu ikon seni hiburan tradisional asal Kota Banjar. Lewat alunan musik bambu dan lawakan khasnya, Engkus turut mengharumkan nama Banjar di berbagai panggung daerah dan luar kota.
Mendengar kabar kondisi Engkus, dr. Herman segera mendatangi rumah kediamannya. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kursi roda sebagai bentuk kepedulian serta penghargaan terhadap jasa sang seniman.
“Saya menjadi saksi bagaimana Kang Engkus berkontribusi besar bagi Kota Banjar lewat kiprahnya di dunia seni hiburan Calung. Beliau membawa nama Banjar dikenal luas, dan itu tidak boleh dilupakan,” ujar dr. Herman Sutrisno dengan nada haru. Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya sebatas bentuk kepedulian sosial, tetapi juga simbol penghargaan atas dedikasi pelaku seni yang telah berjuang menjaga identitas budaya daerah.“Saya berharap bantuan sederhana ini bisa meringankan aktivitas beliau dan menjadi penyemangat untuk terus berjuang,” tambahnya.
Keluarga Engkus pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian mantan Wali Kota Banjar tersebut.“Terima kasih banyak kepada dr. Herman. Bantuan ini sangat berarti bagi Kang Engkus,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan penghargaan terhadap para seniman adalah wujud nyata menjaga nilai kemanusiaan dan warisan budaya lokal.






