BANJAR, LingkarJabar – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, pada Minggu (16/11/2025) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB ini mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup serius pada bagian atap.
Rumah milik Nur Muhammad Zuhdi, warga Dusun Rancabulus RT 05 RW 03, mengalami kerusakan setelah dihantam angin kencang yang datang dari arah selatan, tepatnya dari area pesawahan. Meski tidak ada korban jiwa, pemilik rumah harus segera mengamankan bagian bangunan yang terdampak.
Usai kejadian, respons cepat langsung dilakukan berbagai pihak. Relawan Jabar Bergerak Kota Banjar, Dasiman, menjadi salah satu yang pertama tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi warga dan memastikan situasi aman.
“Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi korban dan melakukan pengecekan awal terhadap kerusakan rumah,” ujarnya.
Tak berselang lama, BPBD Kota Banjar turut melakukan peninjauan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengatakan bahwa timnya telah melakukan pendataan serta koordinasi dengan pemerintah desa.
“BPBD sudah turun ke lokasi untuk assessment kerusakan dan menentukan langkah penanganan. Kami mengimbau warga tetap waspada karena cuaca beberapa hari ke depan masih berpotensi ekstrem,” kata Ruhimat.
Ia juga mengingatkan warga agar rutin memeriksa kondisi rumah, terutama bagian atap dan keberadaan pohon besar di sekitar pemukiman. Struktur bangunan yang rapuh, menurutnya, rentan rusak saat diterjang angin kencang.
“Kami meminta masyarakat memastikan atap rumah terpasang kuat, memangkas dahan pohon yang berpotensi tumbang, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya,” tambahnya.
Ruhimat menegaskan, BPBD siap merespons laporan warga kapan pun. Masyarakat diminta tidak panik namun tetap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sepanjang musim hujan.
“Sesuai prioritas, keselamatan warga adalah yang utama. Mari saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Saat ini BPBD bersama relawan Jabar Bergerak dan pemerintah desa masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan penanganan bagi warga terdampak berjalan optimal. Cuaca di wilayah Banjar pun dilaporkan masih labil, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan hujan berintensitas tinggi. (Johan Wijaya)






