Berita  

Ratusan Mahasiswa Pangandaran Gelar Aksi Damai di Polres, Tuntut Keadilan atas Kematian Ojol di Jakarta

Ratusan Mahasiswa Pangandaran Gelar Aksi Damai di Polres, Tuntut Keadilan atas Kematian Ojol di Jakarta. Foto: Ntang/LJ

PANGANDARAN, LingkarJabar – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggelar aksi damai di depan Mapolres Pangandaran, Senin 01 September 2025.

Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus menyuarakan tuntutan terkait tewasnya seorang pengemudi ojek online saat demonstrasi berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kedatangan mahasiswa sekitar pukul 14.39 WIB itu disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan beserta jajaran, serta perwakilan TNI dari Kodim 0625 Pangandaran.

Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa sambil membawa spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Represif Aparat dan Polisi Pembunuh” itu berorasi menuntut keadilan atas insiden yang merenggut nyawa salah seorang ojol yang dilaporkan tewas terlindas kendaraan saat aksi unjuk rasa di ibu kota.

Usai berorasi, para mahasiswa membacakan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pihak kepolisian. Salah satu poin utama adalah desakan agar aparat memberikan hukuman setimpal kepada pelaku yang menyebabkan tewasnya korban. Tuntutan tersebut kemudian ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa dan pihak kepolisian sebagai bentuk komitmen bersama.

Koordinator Lapangan aksi, Ridwan Fauzi, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa ini murni untuk menuntut keadilan.

“Kami datang ke Polres Pangandaran dengan damai, kami ingin suara mahasiswa didengar dan keadilan ditegakkan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di Mapolres Pangandaran, Senin 01 September 2025.

Sementara itu, Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya selalu berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami memahami hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun kami juga harus menjaga keamanan dan ketertiban. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menangani situasi seperti ini,” ungkapnya.

Andri juga mengapresiasi aksi damai mahasiswa tersebut. Ia berkomitmen menindaklanjuti tuntutan dan mengajak seluruh pihak menjaga keamanan daerah.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Pangandaran tetap aman, apalagi daerah ini adalah kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan,” pungkasnya. (Ntang)

Tonton Video Selengkapnya di Bawah Ini :