Berita  

“Prestasi Ini untuk Papa” Caca Menangis Haru Raih Juara 1 FLS2N Kota Banjar

 

BANJAR – Kebahagiaan bercampur haru menyelimuti Razheva Zarla Dwiqie Jelita atau yang akrab disapa Caca saat namanya diumumkan sebagai Juara 1 cabang lomba mendongeng pada ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Banjar. Di balik prestasi membanggakan tersebut, tersimpan kerinduan mendalam kepada sosok sang ayah, almarhum Osep Mintarso.

 

Siswi kelas VII SMPN 1 Banjar itu berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam seni bertutur hingga meraih posisi tertinggi di tingkat kota. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat.

 

Caca merupakan putri kedua dari empat bersaudara, anak pasangan almarhum Osep Mintarso dan Endah Ayu Pamungkas Arifien. Dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, ceria, dan tekun, Caca tumbuh dengan nilai-nilai kehidupan yang kuat yang ditanamkan oleh kedua orang tuanya sejak kecil.

 

Saat menerima kabar kemenangannya, Caca mengaku tidak mampu menyembunyikan rasa haru yang langsung membawanya mengenang sosok sang ayah.

 

“Prestasi ini untuk papa. Saya ingin membuktikan bahwa semua perjuangan dan nasihat beliau tidak sia-sia. Saat diumumkan menjadi juara, saya langsung teringat papa dan tidak bisa menahan air mata,” ujar Caca haru, Kamis (4/6/2026).

 

Ia menuturkan bahwa almarhum ayahnya selalu mengajarkan pentingnya kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Nilai-nilai itulah yang menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan maupun mengembangkan bakat yang dimilikinya.

 

“Saat nama saya diumumkan sebagai juara, saya langsung teringat mama dan almarhum papa. Saya tidak bisa menahan rasa haru karena teringat semua nasihat dan perjuangan papa untuk kami. Prestasi ini saya persembahkan untuk papa. Meski beliau sudah tidak ada, saya percaya beliau selalu melihat dan mendoakan saya. Saya ingin terus berprestasi agar bisa membanggakan mama, keluarga, sekolah, dan meneruskan nilai-nilai baik yang diajarkan papa,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Sementara itu, sang ibu, Endah Ayu Pamungkas Arifien, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian yang diraih putrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketekunan Caca dalam berlatih serta warisan nilai kehidupan yang ditanamkan almarhum suaminya.

 

“Saya sangat bangga dan terharu atas prestasi yang diraih Razheva. Saya teringat perjuangan almarhum suami saya dalam mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang kuat, disiplin, dan percaya diri. Alhamdulillah, nilai-nilai yang beliau tanamkan masih terus hidup dalam diri anak-anak kami,” tutur Endah.

 

Menurutnya, almarhum Osep Mintarso selalu menekankan pentingnya pendidikan dan karakter yang baik sebagai bekal utama bagi anak-anaknya dalam meraih masa depan. Karena itu, prestasi yang diraih Caca menjadi bukti bahwa nilai-nilai tersebut terus tumbuh dan berkembang dalam diri putrinya.

 

Keberhasilan meraih Juara 1 FLS2N tingkat Kota Banjar kini membuka peluang bagi Caca untuk melangkah ke tingkat kompetisi berikutnya. Dukungan dari keluarga, guru, dan teman-teman sekolah menjadi motivasi besar baginya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Kota Banjar.

 

Lebih dari sekadar piala dan gelar juara, kemenangan ini menjadi simbol cinta, perjuangan, dan doa yang terus hidup dalam sebuah keluarga. Bagi Caca, prestasi tersebut bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, melainkan juga cara untuk mengenang dan menghormati sosok ayah yang telah mewariskan semangat pantang menyerah dalam setiap langkah hidupnya.(Johan Wijaya)