Berita  

Pemprov Jabar Salurkan 147 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Gagal Panen di Pangandaran

PANGANDARAN. LingkarJabar  – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan sebanyak 147.420 kilogram beras kepada warga Kabupaten Pangandaran yang terdampak bencana banjir dan gagal panen. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, di Aula Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, pada Rabu, 28 Mei 2025.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Kegiatan penyaluran ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi II DPRD Jabar Arief Maoshul Affandy, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, Dandim 0625 Letkol CZI Ibnu Muntaha, serta Asisten Daerah 1 Rida Nirwana beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, Citra Pitiriyami menyampaikan apresiasi kepada DKPP Jabar atas perhatian dan kepeduliannya terhadap warganya yang terdampak. Ia mengungkapkan bahwa dari total 93 desa di Kabupaten Pangandaran, 33 desa mengalami dampak serius akibat banjir dan mengakibatkan gagal panen, tersebar di 8 kecamatan dari total 10 kecamatan yang ada.

“Namun, baru 8 desa yang telah menerima bantuan ini,” ujar Citra.

Ia berharap DKPP Jabar dapat segera melanjutkan distribusi bantuan bagi warga di 25 desa lainnya yang juga terdampak tetapi belum menerima bantuan.

“Mudah-mudahan ada tahap selanjutnya, supaya semua warga yang sawahnya terdampak bisa mendapatkan bantuan,” harap Citra.

Menurut data dari Kepala DKPKP Pangandaran, Soleh Supriadi,  delapan desa yang sudah menerima bantuan berada di Kecamatan Padaherang (Desa Maruyungsari, Sukanagara, Paledah), Kalipucang (Desa Banjarharja, Tunggilis, Pamotan, Kalipucang), dan Cimerak (Desa Legokjawa).

Dari delapan desa tersebut, bantuan disalurkan kepada 16.380 jiwa dengan total 147.420 kilogram beras. Jumlah ini sedikit lebih rendah dari data pengajuan sebelumnya, yakni 17.088 jiwa dengan 153.792 kilogram beras.

Sementara itu, Plt. Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Jabar, Nenny Fasyaini, menyatakan bahwa sepanjang tahun 2025, Kabupaten Pangandaran merupakan daerah dengan pengajuan bantuan CPPD terbanyak di Jawa Barat.

“Sebelumnya daerah yang paling banyak mengajukan adalah Cianjur saat terjadi gempa dan longsor,” ujar Nenny.

Ia memastikan pihaknya akan terus berupaya mendistribusikan bantuan pangan bagi warga yang belum tersentuh bantuan tahap pertama.

“Insya Allah, kita akan usahakan,” pungkasnya. (Ntang)