Berita  

Pemkot Banjar Gelar Rakor Optimalkan Program Banggakencana, Targetkan Zero New Stunting 2025

BANJAR. LingkarJabar – Pemerintah Kota Banjar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kota untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Banggakencana di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Selasa 27 Mei 2025, bertempat di Ruang Rapat Gunung Sangkur, Setda Kota Banjar.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan desa dan kelurahan mandiri dengan target Zero New Stunting sebagai langkah strategis menuju visi “Banjar Berdaya dan Bangun Masagi 2025.” Rakor ini dihadiri oleh Sekda Kota Banjar, Soni Harison, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Fokus utama program ini adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan serta pelaksanaan program keluarga berencana dan kesehatan. Selain itu, rakor bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan demi optimalisasi Program Banggakencana di Kampung KB.

“Kami berkomitmen menjadikan Kota Banjar sebagai percontohan nasional dalam pelaksanaan Program Banggakencana serta percepatan penurunan stunting. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis target Zero New Stunting dapat tercapai,” ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Banjar, H. Budi Hendrawan.

Program Banggakencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Program ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

H. Budi Hendrawan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk antara perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan, dalam memastikan keberhasilan program. “Melalui integrasi yang kuat, kita dapat mencapai target penurunan stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rakor ini menjadi langkah nyata Kota Banjar dalam mendukung agenda nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus mewujudkan kota yang mandiri dan sejahtera sesuai visi “Banjar Berdaya dan Bangun Masagi.” (Joe)