Wisata  

Nikmati Panorama Malam Kota Banjar dari Teras Langit Lembah Pejamben

Nikmati Panorama Malam Kota Banjar dari Teras Langit Lembah Pejamben. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar — Kota Banjar kini memiliki destinasi wisata alam baru yang mulai menarik perhatian masyarakat. Teras Langit yang berada di kawasan Lembah Pejamben, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, menawarkan panorama perbukitan dengan pemandangan gemerlap lampu kota pada malam hari, berpadu udara sejuk dan suasana alami.

Berlokasi di dataran tinggi, Teras Langit menyuguhkan pengalaman wisata yang berbeda, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati lanskap Kota Banjar dari ketinggian. Kehadiran destinasi ini menjadi alternatif wisata berbasis alam yang dikelola langsung oleh desa.

Wisata Teras Langit dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Binangun bersama pengelola ekowisata. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ketua BUMDes Desa Binangun sekaligus pengelola Teras Langit, Heri, menjelaskan pengembangan wisata dilakukan secara bertahap dengan konsep zonasi. Saat ini, kawasan Teras Langit telah dibagi ke dalam empat zona utama.

“Zona pertama merupakan area permainan anak-anak di bagian bawah. Zona kedua adalah jalur akses dari bawah hingga ke kawasan atas. Zona ketiga difungsikan sebagai camping ground dan kafe, sedangkan zona keempat dikembangkan sebagai kawasan agrowisata,” ujar Heri (Jumat, 19/12/2025) malam

Ia menambahkan, sektor agrowisata mulai menunjukkan perkembangan positif. Pengelola telah melakukan panen alpukat dari tanaman yang dibudidayakan di kawasan tersebut. Ke depan, pihaknya menargetkan pada tahun 2026 seluruh tanaman produktif di area perbukitan dapat berbuah secara optimal.

Sementara itu, Sekretaris Desa Binangun, Roni Kurniawan, menegaskan pemerintah desa mendukung penuh pengembangan Teras Langit sebagai wisata berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

“Pengelolaan Teras Langit oleh BUMDes diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi desa dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi aset desa yang berkelanjutan,” kata Roni.

Untuk jam operasional, kafe Teras Langit dibuka mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB. Sementara itu, area permainan anak-anak dapat diakses sejak pagi hari. Pengelola juga menyediakan layanan camping bagi pengunjung, khususnya pencinta alam yang ingin bermalam di kawasan perbukitan.

Meski terdapat aktivitas camping, operasional kafe tetap berjalan hingga malam hari. Pengelola juga menyediakan sejumlah unit tenda bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan sendiri, serta menyiapkan fasilitas dasar seperti air bersih.

Dengan konsep wisata alam terpadu dan dikelola langsung oleh desa, Teras Langit Lembah Pejamben diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kota Banjar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (Johan Wijaya)