Berita  

Kejurnas Slalom Putaran 2 Guncang Kota Banjar, Shaggydog Bakar Semangat Ribuan Penonton

Kejurnas Slalom Putaran 2 Guncang Kota Banjar, Shaggydog Bakar Semangat Ribuan Penonton. Foto: Joe/LJ

BANJAR, LingkarJabar — Kota Banjar, Jawa Barat, menjadi sorotan nasional pada Sabtu, 19 Juli 2025, saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Slalom Putaran 2. Digelar di Sirkuit beton Terminal Tipe A, ajang ini sukses menyedot perhatian ribuan pecinta otomotif dan musik dari berbagai penjuru Indonesia.

Tak hanya menyuguhkan aksi memukau dari para peslalom terbaik Tanah Air, Kejurnas ini juga menghadirkan penampilan energik band legendaris Shaggydog yang mengguncang panggung utama pada malam hari, menciptakan perpaduan spektakuler antara olahraga dan hiburan.

Puluhan peserta dari berbagai provinsi, mulai dari Jawa hingga Sulawesi, tampil dengan manuver ekstrem dan pengereman tajam dalam lintasan yang penuh tantangan. Riuh rendah sorak penonton menyemangati para pembalap yang bersaing dalam sejumlah kelas, seperti:

  • Grup A: A1 (CC 1401–2000), A2 (CC 1201–1400), A3 (maks. 1200 CC)

  • Grup B: B1 & B2 untuk mobil penggerak roda belakang

  • Grup F: Kelas bebas (FFA), maksimal 2000 CC

Total ada 138 starter yang berlaga dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan lainnya.

Wakil Ketua Penyelenggara dari MLDSpot, Abed Nego, menyampaikan bahwa ajang ini merupakan kelanjutan dari Putaran 1 di Surabaya (21 Juni 2025). Berikutnya, Putaran 3 digelar di Yogyakarta (13 September), Putaran 4 di Purwokerto (18 Oktober), dan final di Bandung (8 November 2025).

“Persiapan Kejurnas di Banjar ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Kami berharap bisa melahirkan talenta lokal dari Banjar dan memberi dampak ekonomi lewat sektor penginapan dan kuliner,” ujar Abed.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp540 juta, dengan masing-masing putaran menyediakan hadiah Rp65 juta. Tiket masuk dijual seharga Rp30 ribu, termasuk bundling produk sponsor.

Penampilan Shaggydog menjadi puncak hiburan di malam hari. Lagu-lagu seperti Di Sayidan, Hey Cantik, dan Kembali Berdansa membuat penonton dari berbagai generasi larut dalam euforia.

“Balapan siang hari, goyang reggae malam harinya. Komplit banget!” ujar Rian, penonton asal Tasikmalaya yang datang bersama komunitas mobil.

Perwakilan penyelenggara, Adrianus Wongz, mengapresiasi dukungan penuh dari Forkopimda, komunitas otomotif Kota Banjar dan Ciamis, serta stakeholder lainnya. Ia menekankan bahwa ini adalah event otomotif pertama di Banjar yang dipadukan dengan konser musik, dan berhasil menciptakan antusiasme luar biasa dari pagi hingga malam.

“Kami ingin Kota Banjar dikenal sebagai kota yang siap menyelenggarakan event berskala nasional,” tutup Adrianus.

Kejurnas Slalom Putaran 2 bukan sekadar perlombaan, tetapi perayaan energi muda, sportivitas, dan kreativitas yang menjadikan Banjar lebih dari sekadar kota persinggahan — kini ia adalah panggung utama otomotif dan hiburan Indonesia. (Joe)