Berita  

Kanwil Kemenag Jabar Resmikan Revitalisasi MA PK Yaba Al-Ma’arif Lewat Program PHTC di Banjar

Kanwil Kemenag Jabar Resmikan Revitalisasi MA PK Yaba Al-Ma’arif Lewat Program PHTC di Banjar. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Tasyakuran simbolis Revitalisasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahun 2025 digelar di Madrasah Aliyah (MA) PK Yaba Al-Ma’arif, Jalan Pengairan Pondok Huni, Kelurahan Bojong Kantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman, Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana, Kepala Kementerian Agama Kota Banjar H. Ahmad Fiqri Firdaus, serta jajaran pengelola madrasah dan tokoh masyarakat setempat.

Revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan madrasah guna menunjang proses pembelajaran yang lebih berkualitas, nyaman, dan representatif bagi peserta didik.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat H. Dudu Rohman menyampaikan bahwa Program PHTC bertujuan memperbaiki dan meningkatkan fasilitas pendidikan agar lebih layak digunakan. Menurutnya, ketersediaan sarana pendukung yang memadai menjadi faktor penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang efektif.

“Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan sarana-sarana pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal,” ujar Dudu Rohman dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, revitalisasi tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara Kementerian Agama dan PUPR sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan serta kebutuhan madrasah.

Lebih lanjut, Dudu menegaskan bahwa manfaat utama dari program revitalisasi ini dirasakan langsung oleh para peserta didik. Fasilitas yang lebih memadai diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa.

“Manfaatnya tentu untuk anak-anak, untuk proses pendidikan dan pembelajaran. Harapannya ke depan, kualitas pendidikan di madrasah ini semakin meningkat dan tidak kalah dengan sekolah-sekolah lainnya,” tuturnya.

Selain peningkatan kualitas pendidikan, aspek kenyamanan lingkungan belajar juga menjadi perhatian dalam revitalisasi tersebut. Lingkungan yang aman dan nyaman diharapkan dapat mendorong semangat belajar siswa serta meningkatkan kinerja tenaga pendidik.

Program PHTC Tahun 2025 menjadi salah satu wujud komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan pendidikan di masa depan. (Johan Wijaya)