BANJAR. LingkarJabar – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kota Banjar semalaman mengakibatkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa satu rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sinargalih, RT 035/RW 008, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, pada Senin 26 Mei 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.
Longsor mengakibatkan kerusakan parah pada bagian kamar dan dapur rumah milik Jumadi, warga setempat. Tidak hanya itu, empat rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi juga terancam terdampak longsor susulan.
Jumadi mengungkapkan, saat kejadian ia dan istrinya yang tengah hamil sembilan bulan sedang tertidur lelap. Mereka terbangun ketika suara keras menghantam kamar mereka, dan ranjang yang ditempati terdorong oleh timbunan tanah.
“Saya terbangun karena suara keras yang menghantam kamar. Tanah mendorong tempat tidur kami. Saat itu saya dan istri sudah berada di tepi tumpukan tanah,” ujar Jumadi kepada awak media.
Dalam kondisi gelap gulita, Jumadi berusaha keluar dari rumah melalui tumpukan tanah karena pintu utama tertutup lemari yang ikut terdorong tanah. Setelah berhasil keluar, ia segera meminta bantuan kepada tetangga. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Banjar.
Menanggapi laporan tersebut, tim BPBD Kota Banjar langsung menuju lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa serta melakukan pendataan kerusakan dan kerugian.
“Begitu menerima laporan, saya bersama petugas piket langsung menuju lokasi kejadian,” kata Agus Munawar, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar.
Setelah memastikan kondisi aman, BPBD segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjar untuk evakuasi serta penanganan darurat. Pihak BPBD juga melakukan pengecekan pada struktur tebing guna mencegah longsor susulan.
“Dari hasil mitigasi, kami temukan beberapa titik tebing lain yang rawan longsor. Kami segera berkoordinasi dengan pemerintah dan dinas terkait agar dilakukan tindakan pencegahan. Saat ini ada empat rumah yang berisiko terdampak,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Asep Setiadi.
Proses evakuasi dan pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong oleh tim BPBD, TNI-Polri, perangkat desa, serta warga sekitar. Sementara itu, Jumadi dan keluarganya dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah Kota Banjar menyatakan komitmennya untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi rumah korban yang terdampak longsor. (Joe)






