PANGANDARAN, LingkarJabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pangandaran menggelar doa bersama dan syukuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto, yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan Indonesia.
Acara yang berlangsung di Sekretariat DPD Partai Golkar Pangandaran itu dihadiri oleh jajaran pengurus, kader, tokoh masyarakat, dan simpatisan. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dan refleksi atas kiprah serta jasa besar H. M. Soeharto bagi kemajuan bangsa.
Ketua DPD Partai Golkar Pangandaran, M. Taufiq, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keputusan pemerintah yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sosok yang telah berperan penting dalam sejarah pembangunan Indonesia.
“Pak Harto merupakan figur besar dalam perjalanan bangsa. Di masa kepemimpinannya, Indonesia mengalami kemajuan signifikan di berbagai bidang. Gelar ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian beliau kepada negara,” ujar Taufiq.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momen refleksi bagi seluruh kader Golkar agar terus meneladani semangat perjuangan, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang diwariskan oleh H. M. Soeharto.
“Beliau menanamkan semangat pembangunan dan kemandirian bangsa. Kami berharap kader-kader Golkar di Pangandaran dapat meneladani nilai-nilai itu dan meneruskannya dalam karya nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Ade Ruminah, Bendahara DPD Partai Golkar Pangandaran, menuturkan bahwa kegiatan syukuran ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar kader serta memperkuat soliditas internal partai. Ia menyebut ketegasan dan keteladanan H. M. Soeharto dalam memimpin dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
“Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga semangat pembangunan yang telah diwariskan Bapak Pembangunan. Kita tidak hanya mengenang, tetapi juga melanjutkan perjuangan beliau melalui pengabdian kepada masyarakat,” tegas Ade.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran dokumentasi perjuangan H. M. Soeharto serta pembacaan doa bersama untuk almarhum. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kader Golkar Pangandaran untuk terus menghidupkan semangat pengabdian dan pembangunan bagi bangsa. (Agus Giantoro)






