Berita  

Evakuasi Trailer Tronton di Pangandaran Sudah 4 Jam Belum Rampung

Evakuasi Trailer Tronton di Pangandaran Sudah 4 Jam Belum Rampung

PANGANDARAN, LingkarJabar – Sudah hampir 4 jam lebih proses evakuasi trailer tronton bermuatan siplen beton yang amblas di lokasi tersebut, tepatnya, di Dusun Sidahurip Rt 06 Rw 05 Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat belum rampung.

Dari pantauan dilokasi kejadian, dua unit derek yang diterjunkan tampak mengalami kesulitan. Truk bermuatan 40 ton lebih itu sulit dievakuasi dan tampak tambah amblas.

Proses evakuasi pun jadi pusat tontonan warga setempat. Bahkan sesekali warga mengabadikan momen tersebut menggunakan ponselnya masing-masing.

Akibat amblasnya trailer tronton sejak pukul 16.00 WIB itu mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Raya Parigi – Cigugur, Kabupaten Pangandaran lumpuh total. Hingga pukul 22.09 WIB proses evakuasi masih berlangsung.

Warga setempat, Anggi menyesalkan kendaraan bermuatan puluhun ton melintas di jalur kecil di siang hari.

“Kapasitas jalan aja tidak memadai untuk dilintasi kendaraan besar dan panjang gini, apalagi ini muatannya sampai 40 ton lebih,” cetusnya dilokasi kejadian, Rabu 15 Oktober 2025 malam.

Menurut dia, dua trailer tronton itu membawa siplen beton dari Magelang menuju wilayah Desa Cintakarya untuk pemenuhan proyek Kejaksaan Negeri Pangandaran.

“Infonya muatan beton untuk ke proyek kejaksaan yang dekat Unpad di Cintakarya,” terangnya.

Anggi menjelaskan, dua unit trailer tronton itu melintasi dari mulai jalan raya utama Parigi menuju Selasari mendapat pengawalan dari warga sekitar proyek.

“Ada yang ngawal, tapi warga bukan petugas baik itu polantas atau dishub. Saya berharap proses evakuasi cepat selesai lantaran ini lumpuh total kendaraan roda empat tidak bisa lewat,” bebernya.

Sebelumnya, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan tronton bermuatan beton tersebut amblas sekitar pukul 16.00 WIB.

“Katanya dua tronton bermuatan beton itu dari arah Parigi menuju lokasi proyek dikawal oleh salah satu warga sekitar lokasi proyek. Mungkin yang ngawal dan sopir tidak paham medan jalan hingga terjadi amblas,” ujarnya kepada lingkarjabar.com dilokasi kejadian, Rabu 15 Oktober 2025.

Warga mengaku geram dengan adanya kejadian amblesnya tronton tersebut hingga mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total.

“Sejak tadi sore hingga sekarang arus lalin lumpuh total, ada pun kendaraan roda dua yang bisa melintas itupun harus bergantian,” cetusnya.

Dari pantauan dilapangan badan mobil truk tronton bernopol AB 8131 NA yang amblas ini melintang di tengah jalan yang menikung sehingga membuat seluruh badan jalan tertutup. Hingga pukul 19.16 WIB akses lalu lintas masih lumpuh sambil menunggu pihak perusahaan mendatangkan mobil derek. (*)