PANGANDARAN, LingkarJabar – Rumah makan MUTHIA,S di kawasan Pantai Timur Obyek Wisata Pangandaran dilalap si jago merah pada Selasa 01 April 2025 sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden tersebut diduga akibat korsleting listrik.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, kerugian masih dalam proses pendataan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berada di lokasi kejadian.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Pangandaran segera dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rachman, membenarkan kejadian ini saat dihubungi melalui telepon seluler.
“Saat ini, kami masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. Yang jelas, dua unit mobil damkar sudah kami kerahkan untuk memadamkan api,” ujarnya.
Kata Untung, Warga sekitar yang berada di dekat lokasi kejadian turut bergotong royong membantu proses pemadaman, guna mencegah api merembet ke bangunan lain.
“Proses pemadaman juga personel kita dibantu warga setempat dengan alat seadanya,” terangnya.
Sementara itu, Asep, salah satu anggota BPC PHRI Kabupaten Pangandaran, mengonfirmasi bahwa rumah makan yang terbakar merupakan milik salah seorang anggota mereka.
“Kami turut berupaya memadamkan api bersama BPBD dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Asep menyebut bahwa pendataan kerugian masih berlangsung. “Kami juga sudah melaporkan peristiwa ini kepada Ketua PHRI Pangandaran,” tambahnya.
Selain petugas BPBD, unsur kepolisian dan TNI juga terlibat dalam upaya pemadaman. Hingga berita ini diturunkan, api berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Ntang)






