LingkarJabar – Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan. Gejala yang muncul bisa berupa nyeri ulu hati, kembung, mulut terasa asam, hingga sensasi terbakar di dada (heartburn).
Selain menggunakan obat medis yang biasanya diresepkan dokter, ada sejumlah bahan alami yang bisa membantu meredakan gejala GERD. Dilansir dari halodoc.com , dibawah ini Adalah beberapa bahan alami yang mampu atasi asam lambung:
- Sereh
Sereh tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, tetapi juga sering dijadikan bahan jamu tradisional. Kandungan antioksidan, vitamin (A dan C), zat besi, magnesium, selenium, serta seng di dalamnya dapat membantu meredakan gejala asam lambung.
- Jahe
Jahe terkenal sebagai rempah yang efektif untuk mengurangi mual dan gejala refluks. Jahe dapat dikonsumsi dengan cara menambahkannya ke masakan atau dibuat teh. Cukup rendam jahe segar, jahe kering, atau teh celup jahe dalam air panas. Namun, jangan berlebihan karena konsumsi jahe dalam dosis tinggi justru bisa menimbulkan mulas, mual, hingga diare.
- Madu
Madu kaya akan senyawa fenolik dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain membantu melindungi lapisan saluran pencernaan dari kerusakan akibat radikal bebas, madu juga dapat mengurangi peradangan di kerongkongan. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan terapi medis yang sesuai.
- Kunyit
Kandungan kurkumin pada kunyit bersifat antiinflamasi, sehingga bisa meredakan peradangan di lambung dan esofagus. Menambahkan kunyit ke dalam masakan sehari-hari dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya gejala GERD.
- Teh Chamomile
Chamomile dikenal sebagai minuman herbal yang menenangkan. Mengonsumsi teh chamomile setelah makan dapat membantu mengurangi peradangan, meredakan gejala asam lambung, sekaligus menenangkan perut kembung atau kram.
- Fenugreek
Herbal fenugreek banyak digunakan dalam masakan maupun suplemen. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 200 mg fenugreek dua kali sehari selama dua minggu dapat menurunkan frekuensi nyeri ulu hati. Fenugreek bisa didapatkan dalam bentuk kapsul di apotek.
- Akar Licorice
Licorice dipercaya mampu mengurangi keparahan gejala GERD dengan meningkatkan aktivitas enzim yang berhubungan dengan produksi asam lambung. Selain itu, akar ini juga bermanfaat menjaga kesehatan pencernaan, membantu penyerapan mineral, serta menyeimbangkan bakteri baik di usus.
- Pisang
Pisang termasuk buah rendah asam sehingga bisa membantu menetralkan asam lambung. Selain itu, serat larut dalam pisang mendukung pencernaan lebih sehat. Namun, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap pisang sebelum mengonsumsinya.
- Pepaya
Enzim dalam pepaya membantu mencerna protein sekaligus melancarkan pencernaan. Buah ini cukup efektif untuk meredakan nyeri ulu hati dan gejala GERD. Meski begitu, jangan mengonsumsi pepaya berlebihan karena bisa menyebabkan mual atau muntah.
- Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik yang bermanfaat untuk menyehatkan sistem pencernaan. Konsumsi rutin yoghurt dapat menenangkan perut dan mengurangi risiko kekambuhan GERD. Pilih yoghurt bebas laktosa jika Anda sensitif terhadap produk susu.
Bahan alami di atas bisa membantu meredakan gejala, tetapi bukan pengganti pengobatan medis. Jika gejala GERD muncul lebih dari dua kali seminggu, atau disertai keluhan berat seperti nyeri dada dan sulit menelan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.






