TASIKMALAYA, LINGKARJABAR — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) SO Muda Berdaya Nusantara (Embun) resmi melepas sejumlah siswa untuk mengikuti program magang ke Jepang. Kegiatan pelepasan ini berlangsung dengan penuh semangat dan harapan, dihadiri oleh para peserta, orang tua siswa, perwakilan pemerintah, organisasi LPK, serta pihak manajemen lembaga.
Acara pelepasan tersebut menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menjalani proses pelatihan intensif, baik dari segi keterampilan kerja, bahasa Jepang, maupun pembentukan karakter dan disiplin.
Dalam sambutannya, Pembina LPK SO Embun menitipkan pesan kepada para siswa agar menjaga nama baik daerah dan negara ketika sudah menetap di Jepang. Ia mengatakan, gunakan kesempatan baik ini untuk mencari ilmu dan pengalaman dengan cermat.
“Jaga adab ketika sudah sampai disana, jaga nama baik daerah dan negara Indonesia. Jangan lupa bersyukur, gunakan kesempatan ini dengan baik untuk menimba ilmu dan pengalaman disana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Deni Diayana menyampaikan apresiasinya terhadap LPK SO Embun. Dikatakannya, sebagai mitra pemerintah dalam upaya mengurangi angka pengangguran, LPK SO Embun telah menjaga reputasinya dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan pemberangkatan ratusan peserta magang ataupun kerja ke Jepang.
“Pemerintah berharap jumlah peserta yang diberangkatkan dapat terus meningkat setiap tahunnya untuk memberikan dampak yang lebih besar terhadap pengurangan angka pengangguran,” ucapnya.
Pengawas Tenagakerja Wilayah 5 Jawa Barat, Agus Wardiman, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kebanggaannya atas prestasi dan kesiapan peserta magang di LPK SO Embun.
“Saya percaya dengan integritas para siswa disini, karena beberapa kali saya melakukan pemantauan langsung. Mereka telah mandiri dan siap berangkat ke Jepang. Kita telah menyaksikan selain pelepasan juga tahapan demi tahapan dan perjuangan siswa selama di LPK SO Embun, mereka mandiri siap untuk magang di Jepang,”
Proses Panjang Sebelum Keberangkatan
Ditemui terpisah di ruangannya, Bendahara LPK SO Embun, Vina Sri Rahayu menyampaikan, gelombang pemberangkatan kali ini berjumlah 34 siswa yang diberangkatkan secara bertahap mulai 7 April 2026. Sementara itu sejumlah 91 siswa sedang dalam proses menunggu ijin tinggal.
Mereka telah memiliki berbagai keterampilan dibidangnya dan lolos seleksi setelah menempuh Pendidikan/Pelatihan selama 3-6 bulan lamanya.
“Alhamdulillah, 34 siswa siap diberangkat secara bertahap mulai besok. Mereka akan ditempatkan sesuai minatnya seperti perawat lansia, konstruksi bangunan, serta pembersihan fasilitas gedung dan tempat umum,” ucapnya.
Vina menambahkan, meski statusnya tenaga magang, namun mereka akan mendapatkan hak dan kewajiban yang kurang lebih sama dengan pekerja lainnya. Ia juga mengatakan, LPK SO Embun telah memberangkatkan sebanyak 468 siswa ke Jepang sejak resmi menjadi Sending Organization (SO) tahun 2024.
“Untuk kontrak kerja minimal tiga tahun, dengan gaji pokok rata-rata dinominal rupiahkan 14 atau 15 juta, itu di luar tunjangan, bonus, yang nantinya mungkin itu bisa lebih dari itu,” tutupnya.






