BANJAR, LingkarJabar – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Polres Banjar memilih turun langsung ke masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial kepada para pekerja sektor informal yang selama ini menjadi bagian penting dari roda perekonomian daerah.
Sebanyak 35 pengemudi becak di Kota Banjar menerima paket sembako dari Polres Banjar dan Satlantas Polres Banjar dalam kegiatan bakti sosial yang digelar pada Senin (15/6/2026). Beetempat di Taman Kota, Lapang Bhakti, Kota Banjar, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat Polri mengabdi untuk masyarakat.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, mengatakan bahwa para tukang becak dipilih sebagai sasaran awal karena merupakan kelompok masyarakat yang setiap hari bekerja melayani kebutuhan warga dan menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalanan.
“Pada hari ini Polres Banjar bersama Satlantas Polres Banjar mengadakan bakti sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sasaran kami saat ini adalah para tukang becak di Kota Banjar. Kurang lebih ada 35 pengemudi becak yang menerima bantuan sosial berupa paket sembako,” ujar Didi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara, Polres Banjar ingin memperkuat hubungan emosional dengan warga, khususnya kelompok pekerja yang selama ini berperan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Tidak berhenti pada komunitas tukang becak, Polres Banjar juga berencana memperluas jangkauan program bakti sosial kepada berbagai kelompok pekerja lainnya. Di antaranya pengemudi ojek online, sopir angkutan kota, hingga kurir barang yang beroperasi di wilayah Kota Banjar.
“Kami akan menggandeng komunitas lain seperti ojol, pengemudi angkot, dan kurir barang. Ini bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara yang akan terus kami laksanakan,” katanya.
Didi menegaskan, semangat pengabdian Polri harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun kedekatan dengan warga.
Ia berharap berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang semakin baik, berbagai persoalan kamtibmas di lingkungan masyarakat diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama.
“Harapannya Polri bisa semakin dekat dengan masyarakat, lebih merakyat, dan mengetahui apa yang menjadi keinginan masyarakat. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Banjar,” pungkasnya.
Melalui pendekatan sosial seperti ini, Polres Banjar berupaya menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum internal institusi, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat yang dilayani.(Johan Wijaya)






