Berita  

Viral Lagi! Remaja Sukabumi Hidrosefalus Gagal Lanjutkan Perawatan, Orang Tua Terlilit Hutang

SUKABUMI, LingkarJabar – Lagi-lagi Sebuah kabar memilukan tengah viral di media sosial. Seorang remaja bernama Zemes, warga Kampung Kopeng, RT 04/10, Desa Girijaya, Kecamatan, Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan terpaksa berhenti berobat akibat keterbatasan biaya.

Zemes menderita penyakit hidrosefalus dan telah menjalani pengobatan selama lima tahun terakhir. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat upaya tersebut harus terhenti. Orang tua Zemes disebut telah menjual harta benda yang dimiliki dan menanggung tumpukan hutang demi biaya perawatan sang buah hati.

Unggahan yang menceritakan kisah Zemes ramai dibagikan warganet dengan harapan mendapat perhatian publik dan pemerintah setempat. Banyak doa dan dukungan yang mengalir di kolom komentar, mendoakan kesembuhan Zemes sekaligus mengajak masyarakat untuk membantu.

“Semoga kisah Zemes sampai ke beranda orang-orang baik dan juga mendapat perhatian dari pemerintah setempat,” tulis akun yang pertama kali membagikan kisah ini.

Kasus Zemes menambah daftar panjang penderita penyakit serius yang terhambat pengobatannya akibat keterbatasan ekonomi. Warganet berharap pemerintah segera turun tangan membantu meringankan beban keluarga ini agar Zemes dapat melanjutkan pengobatan.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Girijaya, Unang Suparman angkat bicara. Ia mengakui kondisi Zemes sudah berlangsung cukup lama.

“Keadaan Zemes memang seperti itu sejak sekitar tahun 2010, kalau tidak salah. Kami dari pihak pemerintahan desa selalu berupaya membantu sebisanya. Bahkan, di tahun-tahun sebelumnya sempat juga didatangi oleh dinas kesehatan,” ujar Unang.

Lebih lanjut, ia menyebut saat ini juga ada perhatian dari pihak luar. “Kalau tidak salah, ada Verval (Verifikasi dan Validasi ) dari Palamarta Cibadak. Kami dari pemerintahan desa berharap ada hamba Allah yang bisa membantu keluarga ini, karena bantuan dari desa hanya sebatas kemampuan kami,” tambahnya.

Kisah Zemes kini menjadi sorotan publik. Warganet berharap ada kepedulian lebih luas, baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah, agar Zemes bisa kembali melanjutkan pengobatannya. (Wahidin)