Berita  

Tenaga Medis di RSUD Al-mulk Diduga Jadi Korban Kekerasan Keluarga Pasien

Sukabumi, Lingkar Jabar – Kasus kekerasan terhadap tenaga kesehatan (nakes) oleh keluarga pasien terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-mulk, Kota Sukabumi. Dokter berinisial CA (32) mendapat serangan fisik.

Kejadian itu terjadi di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Almulk kota Sukabumi, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Dokter inisial CA mengalami kekerasan secara fisik diduga dari pihak keluarga pasien.

Dokter mengatakan “Awalnya pasien tersebut masuk ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri yang di bawa oleh pihak keluarga nya, Dokter dan perawat yang bertugas kemudian berusaha memberikan penanganan darurat secara intensif,” Jelasnya

Lanjut CA sebagai korban “Setelah melakukan pemeriksaan oleh tim medis pasien di diagnosa mengalami suspek stroke, akhirnya pasien di rujuk untuk ke Dokter ahli di tempat lain karena di RSUD Almulk belum tercover oleh BPJS, sesudah di beri keterangan untuk di rujuk keluarga pasien tidak menerima nya karena di rujuk ke Dokter sepesialis tidak tercover BPJS. Akhirnya salah satu dari keluarga pasien melakukan tindakan secara fisik mencekik Dokter CA,” Paparnya

Menurutnya” dr Sp. Neurologi (dr Ahli Syaraf) memang sudah ada di RS Al Mulk namun belum tercover BPJS untuk sakit suspek stroke. rujukan untuk pengantar sudah dibuatkan namun pasien dan keluarga pasien pulang atas keinginan sendiri,” Terangnya

Harry, sebagai pemerhati dunia kesehatan “Sangat menyayangkan yang dimana masyarakat perlu lebih luas di berikan edukasi atau lebih memahami karena tidak semua Rumah Sakit ada Dokter ahli ataupun adanya keterbatasan alat kesehatan dan juga ada beberaapa kriteria yang memang tidak tercover oleh BPJS. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi kedepannya,” Ujarnya

Selanjutnya, dokter CA berencana menempuh jalur hukum atas dugaan tindak kekerasan yang dialaminya.