BANDUNG, LingkarJabar – SMA Taruna Nusantara Cimahi mengambil langkah strategis untuk memperluas akses dan wawasan pendidikan internasional bagi para siswanya melalui kerja sama dengan Redea Institute. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Jakarta, Kamis (5/6/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Taruna Nusantara Cimahi dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global sekaligus membuka peluang melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi luar negeri.
Melalui kemitraan tersebut, siswa akan memperoleh berbagai program penguatan kapasitas, mulai dari kunjungan belajar, kolaborasi virtual lintas negara, pertukaran pelajar, hingga pendampingan dan konsultasi studi lanjutan ke luar negeri. Selain itu, para guru juga akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai standar pendidikan global.
Founder dan CEO Redea Institute, Antarina S.F. Amir, mengatakan bahwa investasi terbesar sebuah bangsa terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepemimpinan.
“Kolaborasi ini berangkat dari satu semangat yang sama, yaitu mempersiapkan Indonesia menjadi bangsa yang dihormati di dunia. Kami berharap para peserta didik dapat tumbuh menjadi pemimpin beretika yang mampu membawa nilai-nilai Indonesia ke tingkat global,” ujar Antarina. Sabtu(6/6/2026).
Kepala SMA Taruna Nusantara Cimahi, Mayor Jenderal TNI Ardiansyah, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi persaingan internasional.
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Nilai-nilai yang diwariskan tokoh bangsa seperti Jenderal Sudirman dan Ki Hajar Dewantara menjadi landasan dalam membentuk siswa yang unggul dan mencintai tanah air.
“Kami berkomitmen menciptakan murid yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan cinta Indonesia,” katanya.
Redea Institute sendiri telah dikenal sebagai salah satu pelopor pendidikan berbasis pembelajaran aktif di Indonesia selama lebih dari 30 tahun. Sementara Taruna Nusantara Cimahi merupakan institusi pendidikan yang memiliki reputasi kuat dalam mencetak calon pemimpin bangsa melalui pendidikan karakter, disiplin, nasionalisme, dan prestasi akademik.
Kedua lembaga optimistis kerja sama ini akan melahirkan berbagai program inovatif yang mampu memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat internasional. Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang siap menghadapi dinamika dunia masa depan.(Johan Wijaya)






