Berita  

Realisasikan Bankeu 2025, Pemdes Tugu Jaya Fokus Betonisasi Jalan Desa dan TPT

Realisasikan Bankeu 2025, Pemdes Tugu Jaya Fokus Betonisasi Jalan Desa dan TPT. Foto: ist/LJ

BOGOR, LingkarJabar – Pemerintah Desa (Pemdes) Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, resmi meluncurkan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun 2025.

Acara launching yang digelar Kamis 28 Agustus 2025 itu dihadiri oleh Kepala Desa Tugu Jaya, M. Rifky Abdillah, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri beserta jajaran, TPK, LPM, BPD, dan tokoh masyarakat.

Kades Tugu Jaya, M. Rifky Abdillah menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas kembali direalisasikannya Bankeu tahun ini. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan program agar berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mari kita kawal dan awasi bersama. Harapannya pembangunan bisa selesai tepat waktu, manfaatnya segera dirasakan masyarakat, serta nantinya dapat dijaga dan dirawat bersama demi kemakmuran warga,” ujar Rifky.

Pada tahap pertama, Pemdes Tugu Jaya memfokuskan Bankeu untuk pembangunan jalan desa serta Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Citugu RW 011, yang sebelumnya longsor akibat hujan deras. Sementara untuk tahap kedua, anggaran akan digunakan untuk pembangunan rabat betonisasi jalan desa di RW 03 serta pembangunan TPT tambahan.

Sementara itu, Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, menjelaskan bahwa program Bankeu ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar.

“Nilai bantuannya cukup besar, yakni Rp1 miliar yang dicairkan dalam dua tahap. Karena itu, mari kita kawal bersama, bukan hanya sukses dalam pengerjaan fisik tetapi juga administrasinya agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ungkapnya.

Irwan juga menekankan pentingnya peran masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang dibangun agar tidak cepat rusak, serta meminta TPK melaksanakan pekerjaan sesuai RAB.

“Perlu diketahui, Bankeu Rp1 miliar ini hanya ada di Kabupaten Bogor, tidak dimiliki kabupaten lain di Indonesia. Maka sebagai warga Bogor, kita patut bersyukur dan bersama-sama mendukung agar program ini berjalan baik,” pungkasnya. (Riswan Nurdin)