Berita  

KPM Brigez Kota Banjar Gelar Santunan Jelang Idul Fitri, Bagikan 180 Paket Sembako untuk Jompo dan Anak Yatim

KPM Brigez Kota Banjar Gelar Santunan Jelang Idul Fitri, Bagikan 180 Paket Sembako untuk Jompo dan Anak Yatim. Foto: Joe/LJ

BANJAR, LingkarJabar  – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Konfederasi Pelajar dan Mahasiswa (KPM) Brigez Kota Banjar menggelar kegiatan santunan dengan membagikan 180 paket sembako kepada jompo dan anak yatim, pada Kamis 27 Maret 2025.

Desa Neglasari dan Kelurahan Mekarsari menjadi titik fokus kegiatan sosial yang dilakukan oleh KPM Brigez. Di Kelurahan Mekarsari, kegiatan dilaksanakan di Sekretariat KPM Brigez Kota Banjar, Jawa Barat.

Ketua KPM Brigez Kota Banjar, Erwin Saleh Swandana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu sekaligus meringankan beban warga kurang mampu, terutama anak yatim di Kota Banjar.

“Di bulan suci Ramadan ini, menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami ingin membantu meringankan beban warga, khususnya jompo dan anak yatim yang kurang mampu di Kota Banjar. Apalagi, saat ini banyak yang mengalami kesulitan ekonomi,” ujar Erwin.

Selain sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Lebaran, kegiatan santunan ini juga bertujuan untuk menghapus citra negatif yang kerap melekat pada komunitas anak motor di mata masyarakat.

Para jompo dan anak yatim yang menerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas santunan yang diberikan. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan, ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Satim (58), salah satu warga Kelurahan Mekarsari yang menerima santunan.

Dari total 180 paket bantuan, KPM Brigez membagikan 50 paket sembako dan 20 santunan anak yatim di Desa Neglasari. Sementara di Cikapundung, tepatnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bantarsari, mereka membagikan 20 paket sembako dan 10 santunan anak yatim. Untuk Kelurahan Mekarsari, sebanyak 50 paket sembako diberikan kepada jompo dhuafa serta 30 santunan kepada anak yatim.

Erwin, yang akrab disapa Gobel, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk turut serta dalam aksi sosial serupa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat, terutama lansia dan anak yatim, dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, kami ingin membuktikan bahwa anak-anak motor juga memiliki kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya. (Joe)