BANJAR, LingkarJabar – Satreskrim Polres Banjar, Polda Jawa Barat, berhasil mengungkap identitas korban yang hanyut di Sungai Citanduy dalam waktu kurang dari 12 jam. Korban diketahui bernama Ain Nurifan (27), warga Gendoang RT 003/003, Kelurahan Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Ain Nurifan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, 6 Januari 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah korban ditemukan di wilayah Kokoplak, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Carsono, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya orang hanyut di Sungai Citanduy.
“Berawal dari informasi masyarakat, kami bersama BPBD Kota Banjar dan tim SAR langsung menuju lokasi di Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar,” ungkap AKP Carsono.
Jenazah korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut AKP Carsono, hasil identifikasi awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki kronologi dan penyebab korban hanyut di Sungai Citanduy.
“Setelah dievakuasi, kami melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal pada jenazah. Tidak ditemukan bekas kekerasan, tetapi kami terus mendalami penyebab kejadian ini,” ujarnya.
Dalam proses pengungkapan identitas, Polres Banjar berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Gendoang, Pemalang, Jawa Tengah. Dari hasil komunikasi tersebut, terungkap bahwa korban adalah warga Desa Gendoang yang telah hampir dua tahun tidak pulang ke kampung halaman.
Untuk memastikan identitas korban, orang tua Ain Nurifan bersama Kepala Desa Gendoang mendatangi RSUD Kota Banjar. Setelah melihat jenazah, keluarga mengonfirmasi bahwa korban adalah Ain Nurifan.
“Pihak keluarga membenarkan bahwa korban adalah anggota keluarga mereka yang sudah lama tidak pulang,” kata AKP Carsono.
Jenazah Ain Nurifan rencananya akan dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan di tanah kelahirannya, Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Johan)






