BOGOR, LingkarJabar – Pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari agenda tahunan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Tugu Jaya pada Rabu 17 September 2025.
Musrenbangdes menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan desa dalam membahas serta menyepakati langkah-langkah pembangunan secara partisipatif. Forum ini mengedepankan keterlibatan aktif masyarakat agar arah pembangunan desa dapat berjalan efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan warga.
Kepala Desa Tugu Jaya, M. Rifky Abdilah, menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, ide, dan gagasan dalam merumuskan program pembangunan desa.
“Melalui Musrenbangdes, kita berharap ada sinkronisasi dan sinergi antara pemerintah desa dengan aspirasi masyarakat sehingga pembangunan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rifky menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Musrenbangdes 2025 ini diharapkan mampu menghasilkan program prioritas yang berkualitas dan berkelanjutan demi terwujudnya Desa Tugu Jaya yang maju, mandiri, agamis, dan sejahtera.
Terkait usulan, Rifky menjelaskan bahwa kebutuhan infrastruktur desa tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun, untuk tahun 2026, alokasi Dana Desa dipastikan 30 persen diperuntukkan bagi program koperasi Merah Putih, ketahanan pangan, serta biaya operasional desa.
“Saya berharap, usulan-usulan yang disampaikan hari ini dapat disesuaikan dengan ketersediaan anggaran di tahun depan,” tambahnya.
Acara Musrenbangdes tersebut turut dihadiri oleh Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri beserta jajaran, Ketua BPD dan anggota, Ketua LPM, perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, MUI, kepala sekolah, serta kader desa.






