Berita  

CFD Perdana 2026, Bupati Bogor Turun Langsung Sapa Warga

CFD Perdana 2026, Bupati Bogor Turun Langsung Sapa Warga. Foto: Diskominfo Pemkab Bogor/LJ

BOGOR, LingkarJabar – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama keluarga, jajaran perangkat daerah, dan masyarakat mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) perdana tahun 2026 di kawasan Tegar Beriman, Minggu pagi (4/1/2026).

Pada kegiatan tersebut, Bupati Rudy tampak berjalan menyusuri area CFD sambil menikmati suasana pagi bebas polusi. Ia juga menyapa warga yang tengah berolahraga serta berdialog langsung dengan para pelaku UMKM yang berjualan di zona kuliner. CFD ini menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal.

Bupati Rudy menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD pertama di awal tahun 2026 menghadirkan kebahagiaan tersendiri, terutama saat melihat antusiasme masyarakat dan semangat para pelaku UMKM.

“Tahun pertama 2026 yang membuat kita bahagia adalah ketika melihat pelaku UMKM tersenyum karena dagangannya laris, serta masyarakat yang tumpah ruah turun ke jalan untuk berolahraga dan beraktivitas,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, meski CFD berlangsung sejak pagi hari, arus lalu lintas kembali normal menjelang siang. Sementara sejumlah fasilitas olahraga di beberapa titik tetap dimanfaatkan masyarakat.

“Saat ini sekitar pukul 10.30, jalan sudah kembali normal. Lapangan voli dan fasilitas olahraga lainnya masih digunakan warga. Yang terpenting, CFD ini menjadi momentum kebersamaan dan silaturahmi, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Menurut Rudy, CFD bukan sekadar ruang publik untuk berolahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, rasa kepemilikan, serta komitmen bersama dalam merawat dan membangun Kabupaten Bogor.

Terkait evaluasi pelaksanaan CFD, Rudy menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan dari berbagai aspek.

“Banyak hal yang perlu kita evaluasi bersama. Apa yang sudah kita laksanakan pada 2025 akan kita sempurnakan ke depan, termasuk menghidupkan kembali semangat gotong royong,” tegasnya.

Ia menambahkan, gotong royong tidak hanya menyangkut kebersihan atau pembangunan fisik, tetapi juga penting dalam memperkuat nilai kekeluargaan dan kebersamaan antarwarga.

“Penekanan ini kami sampaikan kepada para camat untuk diteruskan kepada kepala desa, lurah, RT, RW, dan kelompok masyarakat agar gotong royong kembali aktif di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Melalui CFD Tegar Beriman, Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, menikmati udara segar, mempererat silaturahmi, serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal. (*)