PANGANDARAN, LingkarJabar – Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan pemeriksaan dan pengobatan hewan peliharaan secara gratis. hal tersebut digelar dalam rangka upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan serta mencegah penyebaran penyakit menular,
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Pangandaran dengan sejumlah pihak, termasuk Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).
Kepala Dinas Pertanian Pangandaran, Yadi Gunawan, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan USG khusus untuk hewan peliharaan.
“Untuk pemeriksaan USG, kami meminjam alat dari PDHI karena di Pangandaran belum memiliki peralatannya sendiri,” ujarnya.
Yadi menambahkan, kegiatan ini juga menjadi langkah antisipatif terhadap potensi penyebaran penyakit menular seperti rabies serta Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Saat ini, jumlah dokter hewan di Kabupaten Pangandaran masih terbatas, yakni hanya tiga orang, dua di antaranya berdinas di Dinas Pertanian, dan satu lainnya bertugas di Kecamatan Pangandaran.
Sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan layanan kesehatan hewan, pihaknya tengah menyiapkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
“Pembentukan UPTD masih menunggu terbitnya Peraturan Bupati sebagai dasar hukum. Jika proses harmonisasi dengan Kemenkumham dan Biro Hukum Provinsi selesai, Puskeswan bisa segera beroperasi,” tutur Yadi.
Terkait kemungkinan adanya retribusi layanan, Yadi menyebut hal itu akan disesuaikan dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Bupati.
“Harapan kami, pelayanan Puskeswan ini tetap gratis agar bisa menjangkau masyarakat luas, apalagi ini masih tahap awal,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pangandaran, Komariah, yang datang membawa tiga ekor kucing jenis Persia dan Persia Mix, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Tadi kucing saya dapat vaksin rabies dan vitamin, pelayanannya cepat dan semuanya gratis. Terima kasih Dinas Pertanian,” singkatnya. (Agus Giantoro)






